KAMIS , 18 OKTOBER 2018

Infrastruktur Mumpuni, Perindo Sulsel Target Satu Kursi Per Dapil

Reporter:

Iskanto

Editor:

Lukman

Jumat , 13 Juli 2018 21:20
Infrastruktur Mumpuni, Perindo Sulsel Target Satu Kursi Per Dapil

Sekretaris Perindo Sulsel, Hilal Syahrim saat menghadiri Diskusi Politik dengan Redaksi Harian Rakyat Sulsel, di Jalan Sultan Alauddin, Jumat (13/7).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo Sulsel tidak ingin main-main dalam mengikuti kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Meskipun terbilang partai baru, Perindo Sulsel memiliki infastruktur kepartaian yang tersusun secara sistematis di seluruh tingkatan.

Hal itu terbukti dengan perencanaan dan persiapan Perindo dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun depan. Untuk menjaring kandidat calon legislatif (Caleg), Perindo sudah bekerja sejak ditetapkan sebagai partai peserta pemilu oleh KPU beberapa waktu lalu.

“Partai ini sudah mendesain sejak lama untuk persiapan pileg. Kami sudah membuka pendaftaran online di semua tingkatan untuk menjaring para bacaleg yang memiliki keinginan untuk sama-sama dengan perindo menghadapi pemilu,” kata Sekretaris Perindo Sulsel, Hilal Syahrim saat menghadiri diskusi dengan redaksi Harian Rakyat Sulsel, di Jalan Sultan Alauddin, Jumat (13/7).

Sebagai partai baru yang dinilai punya peluang untuk menjadi partai besar, Perindo memiliki target yang besar pula pada pemilu mendatang. Hilal menuturkan, khusus di DPR RI Perindo menargetkan akan menduduki sebanyak 100 kursi dengan perhitungan yang telah dilakukan selama ini.

“Kita target 100 kursi di DPR RI, dimana kita akan siapkan saksi ditiap TPS nantinya. Untuk DPRD kabupaten kota kita tager satu kursi ditiap dapilnya. Dan DPRD provinsi kita target kursi pimpinan,” tuturnya.

Dia menjelaskan, terkait strategi pemenangan, Partai Perindo telah membentuk TOP 9 (Target Operasi Pemenangan) disemua tingkatan. Dimana TOP 9 konsentrasi pada pemenangan termasuk penyediaan saksi disemua TPS.

“Dengan infrastruktur partai dan hadirnya saksi disemua TPS lebih meyakinkan kami bisa memaksimalkan perolehan suara dengan target masing-masing 1 kursi setiap dapil dan tingkatannya,” tuturnya lagi.

Selain mempersiapkan segala infrastruktur untuk pendaftaran administrasi para bacalegnya pada 15 Juli nanti di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU. Ia mengaku tidak ingin sampai ada partai yang diloloskan sebagai peserta pemilu yang melakukan pendaftaran lewat dari jadwal yang telah ditentukan yakni 4 sampai 17 Juli mendatang.

“Insya Allah kita akan daftar hari minggu nanti, alhamdulillah seluruh syarat dan ketentuan sudah terpenuhi seperti 30 persen keterwakilan perempuan. Kami juga akan aktif kengawasi pendaftaran jangan sampai ada yang diterima setelah lewat dari ambang batas pendaftaran,” tegasnya. (*)


div>