JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Ini 20 Kampus di Sulsel dan Sulbar yang Dinonaktifkan Dikti

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 30 September 2015 23:36

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) kembali merilis daftar pangkalan data pendidikan tinggi (PDPT) yang berada di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) yang dinonaktifkan.

Dalam rilis itu ada 20 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), ada 14 PTS di Makassar dan lima diantaranya di tersebar di kabupaten Sulsel serta satu di Majene Sulawesi Barat.

Guru Besar Ilmu Pendidikan dan Keguruan, yang juga Rektor UNM, Prof Dr. Aris Munandar M.Pd, menilai penonaktifan DPDT itu akibat ada kesalahan yang dialami PTS bersangkutan .

“Contohnya PTS tidak sehat misalnya, aturan dikti satu prodi harus ada 6 dosen, ini yang membuat PTS sakit karna tidak memenuhi standar tersebut, belum lagi, rasio antara dosen dan mahasiswa 1 berbanding 30. Ini yang membuat PTS tidak sehat,” ungkapnya, .

Berikut 20 kampus yang berstatus nonaktif di Sulsel.
1. Universitas Veteran Republik Indonesia
2. Universitas Indonesia Timur
3. Institut Kesenian Makassar
4. Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Al Gazali Soppeng
5. Sekolah Tinggi Teknologi Dirgantara Makassar
6. Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Tamalatea Makassar
7. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yapika
8. STIKES Muhammadiyah Sidrap
9. Akademi Manajemen Perusahaan Makassar
10 Akademi Pariwisata YPAG Makassar
11 Akademi Pariwisata Dian Rana Rantepao
12 ASMI Yapika Makassar
13 Akademi Analis Kimia Yapika Makassar
14 Akademi Pertambangan Makassar
15 Akademi Teknik Otomotive Makassar
16 Akademi Keperawatan Pemda Sengkang
17 Akademi Kebidanan Graha Rabita Anugerah Kabupaten Luwu
18 Akademi Kebidanan Gunung Sari Makassar
19 Politeknik Internasional Indonesia Makassar
20. Sekolah tinggi ilmu kesehatan Bina Bangsa Majene, Sulbar.


div>