SABTU , 18 AGUSTUS 2018

Ini Daftar Perwira Polisi yang Memilih Alih Profesi

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Jumat , 15 April 2016 14:23
Ini Daftar Perwira Polisi yang Memilih Alih Profesi

Irjen (purn) Basaria Panjaitan. Dok. JawaPos

RakyatSulsel.com — Menjadi anggota Polri bagi sejumlah orang memang impian. Tapi orang-orang ini, menjadi anggota korps baju cokelat hanya sebagai batu loncatan untuk posisi yang lebih baik.

Perwira itu di antaranya Irjen (purn) Basaria Panjaitan. Jenderal polisi wanita bintang dua ini sekarang menjabat sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebelumnya ia adalah staf ahli Kapolri.

Basaria adalah alumnus Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984. Usai lulus dan menjadi polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Kemudian Irjen (purn) Pudji Hartanto Iskandar yang sempat menduduki posisi Kapolda Sulawesi Selatan. Dia telah resmi dilantik menjadi Dirjen Perhubungan Darat di Kementerian Perhubungan.

Lulusan dari Akademi Kepolisian tahun 1983 ini akan digantikan Irjen Anton Charliyan yang merupakan adik kelasnya satu tahun di Akpol. Anton sekarang masih menjabat sebagai Kadiv Humas Mabes Polri.

Kemudian Irjen (purn) Syahrul Mamma. Bekas Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal itu kini menjabat sebagai Deputi Bidang Koordinasi Keamanan Nasional Kemenkopolhukam.

[NEXT-RASUL]

Ada juga Irjen (purn) Ronny Franky Sompie. Bekas Kapolda Bali itu sekarang menempati Direktur Jenderal Imigrasi Kementerin Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Selain posisi di sejumlah kementerian, ada juga perwira Polri yang malah ingin maju menjadi kepala daerah. Salah satunya adalah Staf Ahli Sosial Budaya (Sahlisosbud) Kapolri, Irjen Benny Mokalu.

Bekas Kapolda Bali itu berniat maju di Pilgub DKI Jakarta 2017 nanti sebagai calon wakil gubernur. Dia maju melalui jalur partai yakni dari PDIP.

Meski begitu, dia belum tentu langsung bisa maju. Karena partai berlambang moncong putih itu masih melakukan penjaringan terhadap bakal calon dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Alumnus Akpol tahun 1985 ini juga telah mendapat restu dari Kapolri Jenderal Badrodin Haiti untuk maju melawan Basuki Tjahaja Purnama.

Terakhir ialah AKBP Untung Sangaji. Dia kini menjabat sebagai Perwira Menengah (Pamen) Pusdik Polair. Dia yang terkenal lantaran aksi heroiknya saat teror Bom Sarinah awal 2016 lalu ini mencalonkan diri menjadi Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku.

[NEXT-RASUL]

Menurut Sangaji, pencalonan itu adalah kekecewaannya terhadap Kapolri Jenderal Badrodin Haiti yang tak kunjung menaikkan pangkatnya meski telah berjasa di kepolisian. Namun, atas sikapnya itu Badrodin menjadi geram.

Bahkan Badrodin mencoret daftar kapolres yang sudah disiapkan bagi Sangaji. Badrodin pun menyebut, Sangaji tidak bersyukur. (elf/JPG)


Tag
div>