KAMIS , 26 APRIL 2018

Ini Deretan Keberhasilan Petahana SBY saat Pimpin Sinjai

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 15 Maret 2018 14:30
Ini Deretan Keberhasilan Petahana SBY saat Pimpin Sinjai

SBY-AMM saat dialog terbuka dengan warga di Kelurahan Balangnipa beberapa waktu lalu. (ist)

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Keberhasilan Sabirin Yahya (SBY) mempimpin Sinjai sejak Tahun 2013 lalu bisa kita lihat dari Laju pertumbuhan ekonomi Sinjai yang tetap berada pada 7,54% atau jauh di atas rata rata nasional. PDRB perkapita telah mencapai Rp. 31,55 juta pada Tahun 2015, APBD meningkat tajam dari Rp 655 Miliar pada Tahun 2013 menjadi 1,1 Triliun Rupiah, diawal pemerintahan Sabirin Yahya,  PAD yang dulunya 45 Miliar dan sekarang mencapai 113 Miliar.
Dari data yang dihimpun media center SBY-AMM, masyarakat Sinjai patut bersyukur dan berbangga karena upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, listrik, infrastruktur jalan dan jembatan, serta irigasi yang menjadi prioritas, secara simultan telah berjalan dan sebagian telah berhasil diselesaikan. Dari Tahun ke Tahun Kabupaten Sinjai di bawah kepemimpinan Sabirin Yahya berhasil menyelesaikan pembangunan jalan sepanjang 80,02 km dengan total dana Rp. 91,6 Milyar di tahun 2016. Dan di 2018 sudah tembus ratusan KM.
Selain membangun jalan, Juga membangun jembatan, contohnya: Jembatan tui, Jembatan Bulupoddo, Jembatan Sungai Tabbibbi, Jembatan Massaile dan Jembatan Sungai Parangkeke, Jembatan Arabika–Bonto Salama. Dengan demikian, sejak Tahun 2013  sampai sekarang telah menyelesaikan pembangunan beberapa jembatan yang tersebar di beberapa kecamatan.
Infrastruktur penunjang pembangunan ekonomi lain yang penting adalah pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk lahan persawahan pada 25 Daerah Irigasi, serta renovasi dan penataan prasarana pasar dibeberapa Kecamatan.
Dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat, telah dilaksanakan sejumlah program kegiatan pada pertanian tanaman pangan, melalui peningkatan sarana dan prasarana pertanian berupa pengembangan dan perbaikan irigasi, pembangunan cekdam dan jalan usaha tani. Peningkatan infrastruktur ini telah mampu meningkatkan produktifitas padi dari 5,2 ton menjadi 5,7 ton per hektar. Upaya tersebut telah mampu meningkatkan produksi padi sebesar 6,6 persen dari 120 ribu ton lebih pada tahun 2014 menjadi 128 ribu ton lebih pada tahun 2015 dan itu meningkat disetiap tahunnya.
Kebutuhan listrik pada wilayah-wilayah yang belum teraliri energi listrik PLN, seperti di Pulau Sembilan kita penuhi dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat dan PLTS tersebar secara bertahap.
Dengan selesainya PLTS di Pulau Burung Loe yang dapat menerangi 452 rumah tangga pada tahun 2016, maka telah terdapat 928 rumah tangga pada enam pulau di Kecamatan Pulau Sembilan memiliki penerangan listrik.
Pembangkit Listrik Mikro Hydro (PLTMH) kita bangun di Desa Bonto Katute, Desa Barambang dan Desa Bonto Tangnga Kecamatan Sinjai Borong.
Dengan PLTMH ini, sebanyak 260 Rumah Tangga di ketiga desa itu kini dapat menikmati penerangan listrik . Di bidang energi lainnya, kita mendorong pemanfataan energi murah dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah ternak untuk membangun reaktor biogas, dan alhamdulillah saat ini 451 rumah tangga pada 8 kecamatan telah memanfaatkan energi Bio Gas.
Selain itu, proyek air bersih dari air baku Balantieng Sinjai Borong yang dimulai 2015, telah berhasil menyelesaikan pembangunan tahap pertama berupa bendung air, bak penjernihan serta pemasangan pipa sepanjang 9 km dari total target 45 km. Proyek senilai Rp220 miliar, pada tahun 2019 semua akan rampung.
Pada sektor pendidikan, pemerintah melanjutkan Program Pendidikan Gratis, membangun dan menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan, serta memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi dan bantuan Biaya Pendidikan bagi mahasiswa berprestasi.
Untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, fasilitas sarana dan prasarana Rumah Sakit dan Puskesmas ditingkatkan. Setiap tahunnya RSUD Sinjai telah dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan berupa alat penunjang operasi dan alat penunjang pelayanan medis yang lebih mutakhir, kita pun telah merenovasi gedung Poliklinik Rawat Jalan, Gedung Radiologi, Pemulasaran Jenazah dan IPAL.
Pada tahun 2016, Sinjai mencatatkan diri sebagai daerah pertama di Sulawesi Selatan, yang secara keseluruhan Puskesmas telah memiliki IPAL dan Incenerator. Kemajuan lain di bidang kesehatan adalah, kita berhasil menyelesaikan pembangunan Gedung Instalasi Farmasi yang memenuhi standar kelayakan bidang kefarmasian.
Pembangunan kepariwisataan kita telah mulai menggeliat. Kita menginginkan agar roda ekonomi, bisa semakin tumbuh dengan dukungan kepariwisataan. Setelah kita melakukan pembenahan pada beberapa obyek wisata, tingkat kunjungan wisatawan domestik pada obyek wisata kita meningkat tajam. Pembenahan destinasi wisata, akan terus kita lanjutkan.
Pada tahun 2017 dengan alokasi anggaran Rp. 1,25 Milyar, pemerintah sementara membangun fasilitas pendukung obyek wisata di Pulau Larea-rea, sebuah pulau esksotik di Kecamatan Pulau Sembilan.
Kebersamaan dan kerja nyata seorang pemimpin dan seluruh elemen masyarakat Sinjai, telah mengantar Sinjai meraih berbagai prestasi. Prestasi itu, tercermin dari banyaknya penghargaan yang diterima sabirin yahya selama memimpin Kabupaten Sinjai.
Ketua Tim Media Center BERSAMA (SBY-AMM), Affandi Risqan Anshar,  mengajak kepada seluruh Masyarakat Sinjai untuk memilih pemimpin itu yang Nyata Kerjanya, Nyata Karyanya dan Nyata Prestasinya.
“SBY-AMM Pilihan tepat untuk Rakyat Sinjai,” ujarnya. (*)

div>