RABU , 12 DESEMBER 2018

Ini Imbauan TSO Pada Pelantikan Walikota dan Wawali Parepare

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Niar

Selasa , 30 Oktober 2018 22:14
Ini Imbauan TSO Pada Pelantikan Walikota dan Wawali Parepare

int

PAREPARE, RAKSUL.COM- Arbiter Loyalis Militan The Special One (TSO), H. Syamsul Latanro, mengimbau kepada seluruh personil TSO agar menyimak dengan seksama “Pidato Perdana” Walikota dan Wakil Walikota Parepare DR. H.M. Taufan Pawe, SH. MH-H. Pangerang Rahim yang akan disampaikan secara resmi dan terbuka di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Rabu, 31 Oktober 2018.

Penegasan tersebut disampaikan melalui Juru Bicara TSO, H. Bakhtiar Syarifuddin, di sela-sela rapat tekhnis pemberangkatan dan penjemputan rombongan Walikota-wakil walikota Parepare di Coffe Zoe kawasan Hastom Parepare, Senin 29 Oktober 2018.

“Diimbau kepada seluruh personil The Special One di mana saja berada, baik yang telah hadir langsung di Makassar maupun yang monitor dikota Parepare, agar penuh perhatian mendengarkan sambutan resmi atau pidato perdana Walikota dan Wkil walikota Parepare Taufan-Pangerang,” imbaunya.

Pidato perdana itu merupakan salah satu bagian terpenting dari seluruh rangkaian prosesi pelantikan, sebab nantinya Walikota kata dia, akan menyampaikan secara terbuka kepada seluruh elemen masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya dan masyarakat Kota Parepare pada khususnya terkait dinamika pemerintahan kota Parepare selama lima tahun terakhir dan orientasi Pemerintahan Kota Parepare lima tahun yang akan datang.

Melalui acara silaturahim di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar tersebut, seluruh jajaran Organik The Special One lanjut dia, menyampaikan ungkapan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Parepare yang telah bersepakat memberikan amanah pengabdian dan kepemimpinan Kota Parepare untuk kali kedua kepada HM. Taufan Pawe.

“Dan tak lupa permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas segala khilaf yang pernah terjadi selama berlangsungnya pilkada Kota Parepare. Pesta demokrasi pilkada Parepare telah usai, dan saatnya kita menyatu dalam kebersaamaan lagi, sebab kelapangan hati seseorang itu hanya dapat diketahui ketika dia kuat dan ikhlas memberikan maaf kepada siapapun,” tutup Bahtiar.


div>