RABU , 19 DESEMBER 2018

Ini Makna Hari Kontrasepsi Se-Dunia Menurut Kepala DP2KB Luwu Utara

Reporter:

Iskanto

Editor:

Kamis , 27 September 2018 10:00
Ini Makna Hari Kontrasepsi Se-Dunia Menurut Kepala DP2KB Luwu Utara

Kepala DP2KB Luwu Utara Yasir Taba

LUWUUTARA, RAKYATSULSEL.COM – 26 September diperingati sebagai Hari Kontrasepsi Se-dunia. Peringatan Hari Kontrasepsi Se-dunia adalah bentuk kepedulian dunia terhadap persoalan ledakan penduduk.

Seperti diketahui, Tiongkok sebagai negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia tentu memiliki persoalan dengan melonjaknya ledakan penduduk di sana.

Setali tiga uang dengan Indonesia yang memiliki jumlah penduduk terbanyak ke-4 di dunia dengan 260 juta penduduk setelah India dan Amerika Serikat yang ada di posisi dua dan tiga.

Melihat fakta tersebut, maka Peringatan Hari Kontrasepsi Se-dunia harus dijadikan sebagai momentum untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan ledakan penduduk.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Utara, Yasir Taba mengatakan, tujuan diperingatinya Hari Kontrasepsi ini dimaksudkan karena masalah kependudukan adalah masalah serius yang tidak boleh berhenti untuk terus dikaji dan dicarikan solusi agar pengendalian penduduk bisa terlaksana dengan baik.

“Kita di Luwu Utara ini, setiap 1 km persegi itu dihuni oleh 40 orang. Ini artinya apa? Bahwa persoalan kependudukan juga menjadi persoalan yang penting dan sangat serius untuk kita kaji bersama dalam rangka untuk menyukseskan gerakan pengendalian penduduk di Kabupaten Luwu Utara,” kata Yasir (26/9)

Yasir Taba mengatakan, pengendalian penduduk sangat penting dalam rangka mewujudkan masyarakay yang bahagia, sejahtera dan berkualitas.

“Di Hari Kontrasepsi ini, khsus di Luwu Utara, saya berharap masyarakat sadar tentang pentingnya mengendalikan penduduk dengan 2 anak cukup agar masyarakat bisa merasakan bahagia dan sejahtera,” tandasnya. (*)


div>