SABTU , 17 NOVEMBER 2018

Ini Penjelasan Kadis Kesehatan dan BPOM Terkait Obat Kedaluwarsa

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 04 Agustus 2017 14:14
Ini Penjelasan Kadis Kesehatan dan BPOM Terkait Obat Kedaluwarsa

Kepala Dinas Kesehatan Pangkep dr Indriaty Latief saat menyampaikan keluhan masyarakat terkait obat kedaluwarsa ke Bupati Pangkep Syamsuddin Hamid dan Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana, Jumat (4/8). foto: atho tola/rakyatsulsel.

PANGKEP, RAKYATSULSEL.COM – Tterkait peredaran obat yang diduga kedaluwarsa yang dikeluhkan warga di Puskesmas Minasa Te’ne ditanggapi sejumlah pihak. Bahkan, beberapa kalangan medis ikut angkat bicara.

Kepala Seksi Farmasi dan Pengawasan Obat dan Makanan (POM), Rahbiati misalnya, mengatakan, sebenarnya obat yang diberikan puskesmas kepada pasien belum kedaluwarsa. Bahkan, masih layak konsumsi hingga tiga bulan kedepan.

“Itu masih bisa digunakan bahkan tiga bulan setelah masa kedaluwarsa. Jadi kalau ekspired Agustus, masih bisa dikonsumsi hingga November,” katanya, Jumat (4/8).

Hal tersebut dikatakan Rahbiati berdasarkan apa yang ia pelajari. Bahkan, diakui perlakuan obat jauh berbeda dengan makanan jika berbicara terkait masa kedaluwarsa.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Pangkep, dr Indriaty Latief, saat ditemui Jumat (5/8). Indri membenarkan obat yang dimaksud benar masih layak konsumsi dan belum membahayakan.

“Tidak masalah itu, masih bisa dikonsumsi, apalagi ini masih awal Agustus,” singkatnya.

Meski demikian Indri menyarankan agar pasien menghindari obat yang jatuh tempo waktu pemakaiannya. “Alangkah baiknya dihindari, karena daya tahan tubuh manusia itu beda-beda,” ujarnya.

Sebelumnya, seorang warga bernama Bisdasari mengeluhkan obat yang diberikan Puskesmas Minasa Te’ne yang dianggapnya telah memasuki masa kedaluwarsa. Kemudian memposting keluhannya itu ke media sosial, hingga mendapat komentar beragam dari netizen. (***)

 


div>