RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Tersangka Narkoba Dibebaskan, Ini Penjelasan Kejari Parepare

Reporter:

Editor:

Niar

Kamis , 15 Juni 2017 23:56
Tersangka Narkoba Dibebaskan, Ini Penjelasan Kejari Parepare

int

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Kejaksaan Negeri Parepare, Reskiana Ramayanti, angkat bicara terkait dibebaskannya Iksan (16), anak bawah umur yang ditetapkan sebagai tersangka kasus narkoba seberat 1,6 kg.

“Untuk perkara 1,6 kilo sabu dengan tersangka Muh.Iksan, itu sebenarnya fungsi dari pada Criminal Justitia System (CJS) antara kejaksaan dengan kepolisian dan prosesnya sudah berjalan dengan baik,” ujar Kajari.

Reskiana menjelaskan bahwa terdapat empat orang selain Iksan yang diduga terlibat dalam kasus temuan narkoba seberat 1,6 kg tersebut. Antara lain Riri (Napi LP Nunukan), Syamsul (Ayah tersangka Iksan), Bombom, dan Andang.

Koordinasi antara kejaksaan dari penyidik kepolisian, kata Reskiana, diminta agar keempat orang tersebut menjadi tersangka ataupun menjadi saksi dalam berkas perkara Iksan.

Hanya saja, berkas perkara setelah diteliti kejaksaan, dianggap belum memenuhi petunjuk kejaksaan. “Dalam berkas perkara, nama syamsul, Bombom, Andang sebagai DPO, jadi disini hanya ada satu tersangka, yaitu Iksan,” katanya.

Jaksa peneliti menyatakan berkas perkara belum lengkap hingga batas penahanan tersangka Iksan telah habis.

“Kami minta penyidik untuk melengkapi berkas tersebut. Ada beberapa petunjuk yang belum dilengkapi oleh penyidik,” jelas Kajari Parepare.

“Masa penahan tersangka sudah habis karena tersangka merupakan anak dibawah umur, makanya penyidik lepaskan” tambahnya

[NEXT-RASUL]

“Saya juga apresiasi penyidik karena mereka telah melaksanakan peraturan sesuai UU sistem peradilan anak sebab pertimbangannya tersangka adalah anak dibawah umur, karena kalau tersangka tidak dilepaskan maka akan melanggar HAM. Jadi

Masa penahanan tersangka dalam jangka waktu penanganan penyidik, disebutkan selama 15 hari. Namun karena berkas juga belum lengkap, maka tersangka harus dilepaskan demi hukum.

“Status Iksan masih tetap tersangka. proses masih bisa dilanjutkan, jadi tidak ada masalah, ini hanya masalah penahan,” tambahnya.

Kajari Parepare, Reskiana Ramayanti,  juga menganggap bahwa perkara 1,6 kg Sabu tersebut merupakan  modus yang memanfaatkan anak dibawah umur sebagai kurir.(luk)


Tag
div>