RABU , 17 OKTOBER 2018

Ini Pesan Indah Kepada Peserta Diklatpim III

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Senin , 21 Maret 2016 20:38
Ini Pesan Indah Kepada Peserta Diklatpim III

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani menjadi narasumber pada Diklatpim III di Badan Diklat Provinsi Sulael, Senin (21/3).

MAKASAR, RAKYATSULSEL.COM – Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menjadi narasumber pada Diklatpim III di Badan Diklat Provinsi Sulsel, Senin (21/3).

Diklatpim dengan tema ‘Membangun Kepemimpinan yang Adaptif Berdasarkan Kearifan Lokal’ tersebut, diikuti 40 pejabat eselon III dari delapan kabupaten/kota, diantaranya Barru, Bone, sanjai,Selayar, Wajo, Enrekang, Luwu, dan Kota Palopo.

“Lokalwisdem mengandung nilai karakter, lokal genius, ada nilai yang kemudian menginternalisasi Accae (pintar), lempu’ (jujur), getteng (keteguhan), dan warani (berani) dalam diri kita. Sering kita mengabaikan lambang daerah padahal di situ ada nilai dan makna di situ. Siri itu integritas yaitu ada rasa malu. Simbol payung di lambang daerah tana Luwu artinya tetap istiqomah, saat hujan masyarakat tidak boleh kehujanan begitupun musim kemarau,” katanya.

Indah mengatakan, kadang manusia terjebak dalam acara seremonial, sehingga kadang melupakan nilai yang terkandung dalam acara tersebut. Apapun yang terjadi pemerintahan itu harus ‘membumi’.

“Pemerintahan di internal yang tidak stabil akan berdampak terhadap pelayanan terhadap masyarakat. Pemerintahan yang baik, bersih dan melayani. Kita ingin memberi arti kepada orang-orang kemuliaan yaitu keberpihakan kepada masyarakat.
Karena kita bekerja untuk menjaga kemuliaan,” ujarnya.

Atraksi budaya atau tarian menurut Indah jangan hanya dilihat sebagai keindahan, tetapi yang paling penting adalah disitu ada makna dan pesan moral. Seberapa berkembang pun regulasi, kaki harus retap berpijak pada bumi tanpa harus menabrak ‘siri’.

“Mariki semua menyucikan hati, meluruskan niat atau tujuan serta mengatur emosi karena tempat belajar yang sempurna adalah di tengah masyarakat. Solusi tidak selalu datang dari orang besar namun kadang lahir dari yang mungkin kita anggap kecil,” imbau Indah. (***)


Tag
div>