RABU , 17 OKTOBER 2018

Ini Rumah Sakit Terbesar di Sulsel yang Punya Kamar Hotel

Reporter:

Editor:

hur

Kamis , 17 September 2015 16:11

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan H Syahrul Yasin Limpo membuka secara resmi Rumah Sakit Umum Wisata I Univesitas Indonesia Timur (RSUWIT), di Jl Abdul Kadir, Makassar, Kamis (17/9). Kegiatan itu dirangkaikan dengan penandatanganan kerjasama BPJS Kesehatan.

Ketua Yayasan Indonesia Timur, Haruna menyebutkan, RSUWIT merupakan rumah sakit terbesar di Sulsel dengan kapasitas 600 kamar. Selain itu, rumah sakit ini juga memiliki fasilitas paviliun terbesar di Asean. “Menkes Prof Ali Gufron yang mengatakannya,” ucap Haruna.

Selain layanan kesehatan, RSUWIT juga dilengkapi hotel dengan jumlah 200 kamar tidur dengan fasilitas yang mewah, namun dengan harga yang murah.

“Kita bikin gebrakan kalahkan Clarion yang kita tahu terbaik di Makaasar. 100 persen menang dari Clarion, kecuali kamar mandinya,” ungkap Haruna yang disambut tawa tamu yang hadir dalam acara peresmian.

Dikatakan, fasilitas yang disediakan di hotel itu, antara lain 4 studio bioskop sudah berfungsi. Selain itu, juga ada meja pavilun pertama di Indonesia, dan kamar hotel kelas President Suite seluas 17 x 19 meter.

Untuk menambah kapasitas bangunan rumah sakit dan hotelnya, Haruna berharap pihak Pemprov Sulsel dapat memberikan tambahan lahan. Apalagi posisi RSUWIT yang berdekatan dengan Sungai Jeneberang. “Kita akan adakan tambahan pariwisata mancing ikan, tapi tanah tersebut milik Dinas Pariwisata,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Syahrul berharap SRUWIT bisa lebih maju dan berkembang serta mampu memberi solusi-solusi masalah kesehatan di Indonesia. “Memang dulu rumah sakit tidak ada di sini. Rumah sakit ini gaya baru, gaya modern, gayanya Haruna,” ujarnya.

Menurut Syahrul, rumah sakit bukan lagi hanya tempat menyembuhkan tubuh. Namun juga menyembuhkan psikologi karena banyak penyakit yang bisa sembuh karena dorongan semangat yang lebih baik.

“Rumah sakit gaya seperti ini adalah suatu terobosan yang bisa menjadi paradigma baru rumah sakit. Tidak ada lagi rumah sakit jaman dulu, yang kaku,” kata Gubernur Syahrul.

Dia pun berharap RSUWIT dapat memiliki jaminan standar prosedural medis berakresitasi dunia. Karena, katanya, rumah sakit seperti itu akan laris dan menjadi harapan masyarakat Sulsel.

Saat ini, RSUWIT memiliki fasilitas pendukung antara lain mall wisata, Fakultas Kedoktetan Universitas Indonesia Timur, masjid 6 lantai, rumah bersalin, President Suite 5 kamar, Paviliun 148 kamar, super VIP 27 kamar, kelas I 74 kamar, dan kelas II 100 tempat tidur.

Selain itu juga tersedia asrama dengan kapasitas 400 tempat tidur, bioskop 6000 kursi, mini bar dan cafe yang beroperasi 24 jam nonstop.


div>