SENIN , 24 SEPTEMBER 2018

Ini yang Baru, Sampah Ditukar Sabun

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Kamis , 29 Januari 2015 20:48
Ini yang Baru, Sampah Ditukar Sabun

Bank Sampah (ilustrasi). (inet)

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pemkot Makassar bersama PT. Unilever Cabang Makassar bekerjasama melakukan pengembangan program Bank Sampah. Jika sebelumnya, sampah dapat ditukarkan dengan beras ataupun uang dalam bentuk tabungan, kini sampah yang telah dipilah dan dikumpulkan di Bank Sampah dapat ditukarkan dengan produk Unilever seperti sabun, deterjen, margarin, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, dengan Area Sales Manager PT. Unilever Makassar, Evan Rickyanto Harsono, di gedung Sucofindo Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (29/01).

“Program Bank Sampah adalah salah satu program andalan kami bersama Pak Wali kota (Danny Pomanto). Selama ini Bank sampah selalu mendapat Support dari Unilever, maka kita berencana meng-upgrade luasan pelayanan kita di Bank Sampah, ” kata Deng Ical sapaan akrab Syamsu Rizal.

Menurut Deng Ical, Bank sampah sebagai pendukung program Makassarta’ Tidak Rantasa (MTR) tidak hanya efektif memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menjaga kebersihan dan memanfaatkan sampah menjadi barang ekonomis namun juga berdampak pada peningkatan positif interaksi sosial masyarakat. “Daerah yang memiliki Bank sampah, intensitas kenakalan remajanya semakin berkurang, ” ungkapnya.

Saat ini, terdapat 104 Bank Sampah di Kota Makassar. Dalam kurun waktu 5 tahun, secara bertahap Pemkot Makassar menargetkan 1000 Bank Sampah akan hadir dan tersebar di seluruh RW di Kota Makassar.

Sementara Evan mengakui, perhatian Pemkot Makassar terhadap program Bank Sampah dengan melibatkan Unilever sangat besar. “Dari pengalaman saya, pemerintah di Makassar yang paling luar biasa dibanding kota lain dalam pengelolaan Bank Sampah apalagi melibatkan Unilever, ā€¯akunya.

 


div>