SELASA , 23 OKTOBER 2018

Inilah 10 Nama Diunggulkan JSI Layak Jadi Cawagub

Reporter:

Editor:

dedi

Senin , 12 Desember 2016 16:45
Inilah 10 Nama Diunggulkan JSI Layak Jadi Cawagub

Ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel baru digelar 2018 mendatang, namun sejumlah figur semakin mencuat dan diperbincangkan berbagai kalangan di Sulsel.

Di posisi bakal calon gubernur misalnya, ada lima nama yang santer diwacanakan akan maju. Mereka adalah, Ichsan Yasin Limpo, Aziz Qahhar Mudzakkar, Nurdin Abdullah, Agus Arifin Nu’mang, serta Nurdin Halid.

Lalu siapa figur yang layak menjadi wakil? Lembaga survei dan konsultan politik Jaringan Suara Indonesia (JSI) mengunggulkan beberapa nama jika yang bersangkutan mengincar posisi calon wakil.

Supervisor Pemenangan JSI, Arif Saleh menyebut, beberapa nama yang layak menjadi calon Wakil Gubernur (Cawagub), yakni Rusdi Masse, Fahsar Padjalangi, Akbar Faisal, Andi Mudzakkar, Burhanuddin Andi, Aliyah Mustika Ilham, Lutfhi A Mutty, Majdah Agus, Tanri Bali Lamo, Rivai Ras.

“Peluang mereka untuk maju di posisi calon gubernur memang belum tertutup sepenuhnya. Tetapi soal peluang, lebih realistis jika mengincar posisi 02. Mereka sisa disandingkan dengan lima nama yang tergolong kuat di posisi 01,” kata Arif, Sabtu (10/12) kemarin.

Menurutnya, nama RMS, Fahsar, Akbar, Andi Mudzakkar, maupun Burhanuddin bisa saling melengkapi jika maju berpasangan dengan Ichsan. Begitu juga, Nurdin Abdullah bakal merepotkan siapapun rivalnya jika memilih pasangan, seperti Tanri Bali, Majdah, Aliyah Mustika, atau figur dari Luwu Raya.

“Nurdin Halid juga berpotensi mendulang dukungan signifikan jika misalnya maju berpasangan dengan figur seperti Andi Mudzakkar, Aliyah, RMS, atau figur lain yang basisnya tidak beririsan,” papar Arif.
[NEXT-RASUL]
Bagaimana dengan Agus? Arif menyebut, kans wakil gubernur dua periode itu jauh lebih mudah jika mampu meyakinkan Nurdin Abdullah atau Aziz untuk dijadikan pendamping ketimbang dengan nama lainnya.

“Kalau misalnya, Agus bisa maju berpasangan dengan Nurdin atau Aziz, maka jauh lebih mudah ketimbang dengan nama lainnya. Dan peluang itu memungkinkan, karena dinamikanya masih sangat cair,” tambah Arif.

Khusus untuk Aziz, meski posisi surveinya selalu masuk di tiga besar, tetapi peluangnya sangat terbuka andai memilih maju di posisi 02. Seperti berpasangan dengan Ichsan, Nurdin Halid, Nurdin Abdullah atau Agus.

“Aziz itu punya basis riil atau pemilih militan yang bisa mendongkrak keterpilihan kalau memilih maju di posisi 02. Tetapi pertanyaannya, apakah Aziz masih berminat maju di posisi wakil? Kalau ada calon lain mampu meyakinkan, maka itu bisa menjadi modal tersendiri memenangkan pilgub,” urai Arif.

Selain nama-nama tersebut, Arif menyebut figur lain yang sangat layak menjadi calon wakil yang bisa memberi konstribusi keterpilihan. Mereka adalah Abraham Samad dan Erwin Aksa.

“Hanya saja, dua nama tersebut sejauh ini belum memberikan respon apakah akan maju atau tidak. Kendati demikian, semua kemungkinan masih bisa terjadi sebelum pendaftaran kandidat di tahapan resmi KPU,” katanya


div>