JUMAT , 16 NOVEMBER 2018

Inilah Daerah Dinilai Rawan Konflik Pilkada 2018

Reporter:

Editor:

dedi

Selasa , 14 Maret 2017 19:39
Inilah Daerah Dinilai Rawan Konflik Pilkada 2018

ilustrasi

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel saat ini telah intens melakukan pemetaan untuk melihat potensi kerawanan konflik yang bisa terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa.

Ia menyebutkan pihaknya akan melakukan pertemuan, membahas masalah pilkada 2018 dalam waktu dekat ini.

Lanjut Asmanto, secara umum pihaknya menilai semua masih belum mendapat perhatian secara khusus, namun tetap mewaspadai.

“Tentu yang diharapkan adalah Pilkada 2018 mendatang dapat berjalan tertib, dan penyelenggaraannya dapat menjadi contoh secara nasional,” kata Asmantao, ditemui di ruangannya, Selasa (14/3).

Namun, Asmanto mengungkapkan kerawanan akan Pilkada bisa terjadi, salah satu penyebabnya tidak majunya lagi incumbent karena sudah dua periode.

“Kalau tidak salah Pinrang, salah satu daerah menggelar Pilkada  tidak ada incumbent. Hampir sama di Pilgub 2018 mendatang,” ujarnya .

Khusus untuk Pilgub 2018 mendatang, ada beberapa daerah yang harus di waspadai seperti Makassar, Gowa kemudian Bone dan daerah Luwu.

“Rencananya, minggu ini jadi setiap kabupaten/kota akan membahas masalah pilkada serentak, masalah narkoba, trantibmas dan termasuk masalah radikalisme,” terang Asmanto lebih jauh.


div>