RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Inkindo Harap Ada Pergub Jasa Konsultan

Reporter:

Muh Fahrullah

Editor:

doelbeckz

Kamis , 08 Maret 2018 22:23
Inkindo Harap Ada Pergub Jasa Konsultan

Wakil Ketua DPP Inkindo Sulsel yang juga kandidat kuat Ketua DPP Inkindo Sulsel periode 2018-2022 Satriya Madjid (kanan) salam komando dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo di sela-sela audiensi pengurus DPP Inkindo Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (8/3). foto: muh fahrullah/rakyatsulsel

Gubernur Sulsel Beri Respon Positif

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Sulsel berkomitmen kuat dalam melahirkan tenaga konsultan yang unggul, berdaya saing, dan profesional guna menunjang pembangunan yang ada di Sulsel. Oleh karena itu, dibutuhkan regulasi khusus yang memayungi sektor jasa konsultan.

Harapan itu disampaikan langsung Wakil Ketua DPP Inkindo Sulsel Satriya Madjid kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat bertemu dalam rangkau audiensi di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (8/3).

Satriya mengatakan, menindaklanjuti Undang-Undang (UU) Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dalam pasal 24, ayat 1 terdapat ruang Pemerintah Provinsi (Pemprov) membuat kebijakan khusus terkait jasa konsultansi.

“Pak Gubernur, izin sekiranya dapat dibuatkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait jasa konsultan, sehingga profesi ini memaksimalkan kinerjanya dan berkarya lebih baik termasuk seluruh anggota merasakan kesejahteraan,” jelas Satriya yang juga kandidat kuat Ketua DPP Inkindo Sulsel periode 2018-2022.

Satriya menjelaskan, selama ini dirasakan imbal jasa (tarif kontrak) konsultan tiap-tiap daerah berbeda-beda, sehingga diharapkan ada regulasi yang memayungi agar terjadi pemerataan imbal jasa seluruh daerah di Sulsel. Termasuk mengatur billing rate (standar upah tenaga ahli) yang sebaiknya diseragamkan untuk seluruh kabupaten/kota.

“Alhamdulillah, respon Pak Gubernur sangat luar biasa terhadap jasa konsultan. Terbukti akan disiapkan kerja sama antara Pemprov Sulsel dengan DPP Inkindo Sulsel,” terangnya.

Sementara, Ketua DPP Inkindo Sulsel, Muhammad Dahir, mengakui, kehadirannya menemui Gubernur Sulsel untuk melaporkan perkembangan jasa konsultan di Sulsel. Termasuk melaporkan rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPP Inkindo Sulsel di Grand Clarion Hotel & Convention Makassar, Sabtu (10/3).

“Kami datang ke sini berterima kasih kepada Bapak Gubernur. Selama sepuluh tahun talenta yang bapak miliki sebagai pemimpin terbukti. Dan jasa konsultan sangat merasakan itu. Banyak pembangunan yang kami nikmati hasilnya dari jasa konsultan. Kami juga berharap Pak Gubernur dapat menghadiri dan memberikan arahan saat musda nanti,” harapnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengakui profesi konsultan sangat besar berperannya dalam pembangunan di Sulsel.

“Konsultan itu menjadi sangat penting. Kalau ada pemimpin yang tidak mau pakai jasa konsultan tunggu saja kehancuran. Oleh karena itu, konsultan harus memiliki kemampuan lebih tinggi daripada yang diberi konsul,” terangnya.

“Khusus musda nanti, saya mendorong musda ini berjalan baik dan tidak menghadirkan polemik yang pada akhirnya tidak memperbesar organisasi.
Dibutuhkan sosok yang mau bekerja untuk mengurus organisasi dan anggota.
Kalau saya ditanya menjadi pemimpin itu berat, karena mengutamakan dulu anggota,” tambahnya. (***)


div>