SABTU , 22 SEPTEMBER 2018

Inkubator Bisnis UMI Terima Bantuan Pengembangan Inkubator BT 2018

Reporter:

Editor:

Nunu

Rabu , 23 Mei 2018 19:17
Inkubator Bisnis UMI Terima Bantuan Pengembangan Inkubator BT 2018

int

Rakyatsulsel.com – Alhamdulillah kembali puji syukur kepada Allah SWT, di awal bulan Ramadhan, Pusat Inkubator Bisnis Universitas Muslim Indonesia dinyatakan lolos dari dua belas Inkubator Bisnis se Indonesia sebagaimana undangan Direktur Kawasan Sains Teknologi dan Lembaga Penunjang Lainnya, nomor 352/C3/KL/2018, 15 Desember perihal undangan lembaga inkubasi yang lolos hasil seleksi administrasi dan substansi Bantuan Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi Tahun 2018 dan diundang untuk mengikuti Kick Off Meeting Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dan Penandatanganan MoU Kerjasama Swakelola Program Pengembangan Kelembagaan Inkubator Bisnis Teknologi dengan Dirjen Kelembagaan Ipteks dan PT, di Hotel Novotel Surabaya, hal ini disampaikan Rektor UMI Prof. Dr. Hj Masrurah Mokhtar MA di sela-sela acara pembukaan pelatihan yang dirangkaikan di Hotel Novotel Surabaya.

Ketua Umum BKS PTIS Se Indonesia mengatakan bahwa kepercayaan ini tentu menjadi motivasi kepada.pengelola inkubator Bisnis UMI untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas program dalam pembinaan kepada calon pengusaha pemula produktif khususnya bagi dosen, karyawan maupun mahasiswa. Kegiatan yang dirangkaikan dengan pelatihan konsep inkubator bisnis teknologi bagi pengelola yang berlangsung tanggal 23 s.d 26 Mei 2018 dan diikuti Ketua Pusat Inkubator Bisnis UMI, Dr. Zainuddin Rahman MSi dan staf, tentunya pengelola inkubator Bisnis UMI ini betul-betul memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan ilmu dan skill  bagaimana mendesain model dan rencana pengelolaan inkubator yang profesional sekaligus menjalin kemitraan dengan mereka yang telah sukses terlebih dahulu.

Sementara itu, Direktur Kawasan Sains Teknologi Lembaga Penunjang Lainnya, Lukito Hasta sebagai panitia mengatakan bahwa program Kick ini adalah kegiatan tahunan. Tahun 2018 ada 70 proposal dan 71 lembaga dan 27 yang terseleksi dari 27 proposal telah hadir 50 undangan 9 PTN BH, 5 inkubator Baru dan 11 non PT BH seluruhnya ada 20 inkubator.

Lukio berharap kegiatan ini peserta mampu mengelola sdp sesuai juknis dan menunjang sdp di masing2 lokasi. Selain itu diharapkan penerima bantuan khususnya lima lembaga yang khusus mendapat fasilitas, diharapkan satu tahun ke depan mampu menunjukkan prestasi dalam.pengelolaan inkubasi yang lebih profesional dan melakukan.pembinaan terhadap tenant binaan inkubator.

Sementara Dirjen Kelembagaan Ipteks, Patdono Suwitnyo sebelum membuka acara mengatakan bahwa kebijakan pemerintah nawacita,pengembanhan ekonomi tidak hanya terpusat di Jakarta, Jawa dan sekitarnya tetapi juga menyentuh daerah lainnya.

Tujuan besar penggabungan ristek dikti dan perguruan tinggi, adalah hasil riset dapat diintegrasikan dengan perguruan tinggi dengan inovasi, terlebih tenaga peneliti di perguruan tinggi lebih banyak dari ristek dikti dengan menghasilkan paten dan prototype karena itu dengan integrasi dan inovasi dari penggabungan maka penelitian dari rtl 6 dapat mencapai rtl 9. “Saya sangat berharap, ke depan tidak.lagi fokus pada pelatihan tetapi ditekankan pada action, implementasi program. lebih banyak layanan sains dan techno park, pelatihan pengujian melalui laboratorium layanan, pameran produk, harap Patdono.

Sementara itu, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis UMI Dr Zainuddin mengatakan bahwa untuk bantuan tahun 2018 UMI menerima bantuan sebesar Rp.200.000.000 bersama inkubator Skystar Venture, Asosiasi Klaster Indonesia, Univ.Syiah Kuala, PGRI Semarang, Unismuh Sumatera Utara, Univ. Sriwijaya, Politeknik Negeri Kupang, STMIK Primakara Bali, Malep Techno.Park, Univ.Airlangga dan Pusinov LIPI.


Tag
  • UMI Makassar
  •  
    div>