RABU , 14 NOVEMBER 2018

Internal PAN Sulsel “Memanas”

Reporter:

Suryadi Maswatu

Editor:

Lukman

Rabu , 15 Agustus 2018 12:30
Internal PAN Sulsel “Memanas”

Bendera PAN

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Internal DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel kembali memanas. Mantan Ketua PAN Kota Makassar, Busrah Abdullah menuding jika dirinya tidak masuk dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) untuk DPR RI dikarenakan ulah Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi.

Tudingan tersebut dilayangkan Busrah Abdullah pasca KPU RI mengumumkan DCS Partai PAN untuk DPR RI, namun nama Busrah Abdullah tidak terterah sebagai bacaleg dari Dapil Sulsel 1.

“Ini pasti ulah Ketua DPW PAN, Ashabul Kahfi. Dia takut melawan saya di Dapil Sulsel 1 untuk DPR RI,” ungkap Busrah Abdullah.

Busrah Abdullah awalnya masuk sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Dapil Sulsel 1 yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Selayar.

Busrah Abdullah mengaku menjadi korban kekuasaan dari Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut sehingga namanya dicoret dari DCS. “Kalau dia (Kahfi) seorang petarung, harusnya berani bersaing dengan sehat, bukan dengan cara sabotase yang membuktikan dirinya takut bersaing,” katanya.

Sementara Ashabul Kahfi mengaku jika dirinya sudah berupaya memperjuangkan mantan ketua PAN Kota Makassar (Busrah Abdullah) untuk masuk dalam DCS.

“Saya sudah konfirmasi ke DPP. Bahkan DPP kaget kok tidak ada nama pak Busrah,” ujar Ashabul Kahfi.

Ashabul Kahfi melanjutkan, dirinya baru mengetahui jika Busrah Abdullah tak masuk DCS setelah Busrah menyampaikan hal itu kepada dirinya dan pemberitaan media massa. “Beliau yang sampaikan kalau namanya tidak ada dalam DCS,” katanya.

Meski demikian, pihaknya berharap Busrah Abdullah tetap bisa masuk dalam DCS. “Saya berharap beliau bisa masuk karena beliau punya basis untuk ikut menambah perolehan suara PAN,” harap Kahfi. (*)


Tag
  • pan sulsel
  •  
    div>