KAMIS , 16 AGUSTUS 2018

IPAL Losari Ditender Bulan Depan

Reporter:

Armansyah

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Februari 2018 14:30
IPAL Losari Ditender Bulan Depan

Anjungan Losari Makassar. foto: suryadi maswatu/rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Rencana pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Losari makin matang. Jika tak ada halangan, rencananya proyek yang berasal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) ini bakal ditender bulan depan.

Berdasarkan laporan, lahan IPAL Losari berlokasi di kawasan Maccini Sombala lahannya siap. Selain itu, material juga diklaim sudah siap.

Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Pemerintahan, Zuhaelzi Zubir, mengatakan, pematangan lahan masih berlangsung sejak dua tahun lalu tepatnya 2016.

“Tahun 2016 kemarin, kita siapkan Rp16 miliar membebaskan lahan 2,3 hektare. Tahun lalu, dengan luas lahan 2,9 hektar dengan anggaran Rp7 miliar,” Zuhaelsi, Minggu (18/2) kemarin.

Ia mengakui, lahan sempat bersoal sehingga material di anggaran 2016 tak dapat digunakan dahulu sehingga penimbunan dilakukan kembali tahun selanjutnya. “Lahan sudah clear (selesai). Sekarang, kita lagi rencana pemagaran. Kita dibantu Polres, Kodim, dan Satpol PP,” ungkap Zuhaelsi.

Sementara itu, Kepala UPTD PAL Dinas Pekerjaan (PU) Kota Makassar, Kerlinus Bumbungan, mengungkapkan, kehadiran IPAL Losari memang amat dibutuhkan. Seluruh pembuangan limbah nantinya bisa terpusat.

“Itu bisa mengcover tujuh kecamatan. Jadi, semua limbah domestik bisa dibuang langsung di IPAL Losari,” beber Kerlinus.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muhammad Anshar mengatakan, tender proyek dibuka bulan depan. Anggarannya bersumber dari pusat. “Rp1 triliun lebih,” sebut dia

Sebelumnya ditempat terpisah, Kasubag Pelaksanaan Pengadaan Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemkot Makassar, Surahaman mengatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan tender soal IPAL Losari. Sejauh ini yang berhasil ditender hanya pada jasa pengamanan di kantor Dinas Gabungan.

“Sudah ditender terkait pengamanan Gabungan Dinas, selain itu belum ada,” ujar Surahman. (*)


div>