SABTU , 20 OKTOBER 2018

IPEMI Makassar Gelar Rakerda Pertama

Reporter:

Editor:

MD

Senin , 19 Maret 2018 14:16
IPEMI Makassar Gelar Rakerda Pertama

Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI) Makassar menggelar rapat kerja Daerah (Rakerda) Pertama, di Novotel Hotel, Senin (19/3).

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (IPEMI) Makassar menggelar rapat kerja Daerah (Rakerda) Pertama di Novotel Hotel, Senin (19/3).

Rakerda yang dihadiri puluhan anggota IPEMI dibuka resmi Ketua Wilayah IPEMI Sulsel, Andi Rosnani Smit Pabola dan dihadiri Ketua IPEMI Makassar, Aerin Nizar.

Menurut Ketua IPEMI Makassar, Aerin Nizar, Rakerda digelar untuk memperkuat sejumlah program kerja yang akan dijalankan selama masa kepengurusan, sekaligus akan dibawa pada pelaksanaa Rapat Kerja Nasional (Rakernas) mendatang di Jakarta.

“Beberapa program kerja yang saat ini sedang berjalan, seperti program tebar 1.000 mukenah ke sejumlah masjid dan musholla dan program amaliyah ramadan yang sebentar lagi memasuki bulan puasa,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, pada kesempatan ini akan kembali disosialisasikan visi dan misi organisasi ke beberapa anggota baru.

“IPEMI hadir membantu para pengusaha dan calon pengusaha dalam mengembangkan usaha masing-masing anggotanya.Anggota IPEMI nantinya akan mendapat binaan seperti membuka Usaha Kecil Menengah (UKM), mengadakan pelatihan dari ahli yang berkompeten di bidangnya, fasilitasi bisa berupa pendanaan dan pemasaran produk,” jelasnya.

IPEMI sudah tersebar di beberapa provinsi di Indonesia.

Diketahui, IPEMIĀ adalah organisasi yang mewadahi para wanita muslimah dan ingin mencetak para pengusaha sukses.

Para wanita muslimah yang tergabung dalam IPEMI Makassar ini dari segala kalangan usia, dan dari berbagai profesi, baik Ibu rumah tangga maupun pengusaha yang telah memiliki usaha sendiri.

IPEMI memilki tujuan mengembangkan usaha para muslimah di Indonesia, membantu para anggota, meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, dan meningkatkan peran kontribusi pengusaha muslimah dalam pembangunan nasional.


div>