MINGGU , 22 JULI 2018

Irman YL: Kompetensi akan Mengikuti Jabatan

Reporter:

Editor:

hur

Selasa , 09 Februari 2016 16:37

LUWU TIMUR, RAKYATSULSEL.COM – Penjabat Bupati Luwu Timur, Irman Yasin Limpo mengatakan, kompetensi hanya bisa didapat melalui belajar, dan bisa dilakukan di mana saja. Tapi untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), tegas Irman, kompetensi dapat diwujudkan melalui pendidikan dan pelatihan (diklat).

“Kalau kamu percaya dengan kompentensi dan kemampuanmu, jadilah yang terbaik di bidangmu, maka jabatan akan mengikutimu,” ujar Irman didampingi Asisten Administrasi Umum, H Baharuddin, di hadapan 43 peserta Bimtek Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LAKIP) Pemkab Luwu Timur, Selasa (9/2) di Kampus I Badan Diklat, Makassar.

Menurutnya, era persaingan ke depan tidak lagi hanya mengedepankan kompetensi saja, tapi harus juga didukung kepercayaan diri yang baik, dan menguasai banyak hal.

Selama ini, kata Irman, pengukuran kinerja pemerintah hanya terbatas pada penyerapan anggaran saja walapun hasilnya masih jauh di bawah standar. Padahal mengukur kinerja pemerintah, tidak hanya pada input atau masukan tetapi pengukuran kinerja harus secara menyeluruh mulai dari input, keluaran, proses manfaat hingga dampaknya.

Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan fokus untuk mengikuti bimtek ini agar penyusunan Lakip Kabupaten Luwu Timur nantinya lebih akuntabel dan lebih baik lagi hasil penilainnya.

Plt. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Luwu Timur, Noviya Syahriani Syam mengatakan, bimtek ini ditujukan untuk membantu bagian perencanaan yang menangani penyusunan Lakip agar terdapat keseragaman di masing-masing SKPD.

Di samping itu, juga ditujukan untuk memperbaiki hasil penilaian Kementerian PAN & RB, dimana penyusunan Lakip Kabupaten Luwu Timur tahun 2014 lalu hanya mendapat skor nilai C atau kurang memuaskan.

Lanjut Novi, melalui bimtek pendampingan dan penyusunan Lakip ini tentunya akan menghasilkan laporan yang akuntabel dan sejalan dengan Renja maupun Renstra SKPD Kabupaten Luwu Timur.

“Peserta diklat ini berjumlah 43 orang dari seluruh SKPD dan akan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 9 hingga 13 Februari 2016,” tutupnya.


div>