JUMAT , 20 JULI 2018

Islamic Tourism Expo 2018, Ajang Pertemuan Bisnis Dengan Vendor Timur Tengah

Reporter:

Nhera

Editor:

Lukman

Kamis , 05 Juli 2018 20:00
Islamic Tourism Expo 2018, Ajang Pertemuan Bisnis Dengan Vendor Timur Tengah

Owner Ujas Tour, Usman Jasad saat mengunjungi salah satu vendor dari timur tengah dalam pelaksanaan Pameran Islamic Tourism Expo (ITE) 2018 di Phinisi Ballroom hotel Claro Hotel Makassar pada 5-6 Juni 2018.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pameran Islamic Tourism Expo (ITE) 2018 kembali digelar di Phinisi Ballroom Hotel Claro Hotel Makassar pada 5-6 Juni 2018.

Selain menjadi ajang pameran haji, umroh dan wisata muslim terbesar di Indonesia, ajang ini juga sebagai ajang pertemuan bisnis dengan vendor-vendor dari timur tengah.

Representatif Leader Perwakilan AMK Makassar H Muhammad Azhar Gazali, mengatakan, ITE diminati dari berbagai negara, khususnya negara-negara Timur Tengah, Afrika Utara, Central Asia, hingga Asia TIimur. Tahun lalu peserta pameran datang dari Negara Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Mesir, Jordania, Turki, Tunisia, Uzbekistan dan Malaysia.

“Diharapkan di ITE ini bisa melaksanakan transaksi bisnis dengan vendor-vendor dari timur tengah. Kehadiran mereka vendor tersebut atas usaha kami untuk meyakinkan mereka bahwa Sulsel memiliki potensi bisnis yang besar untuk mereka,” ungkapnya, Kamis (5/7).

Eksibitor internasional tersebut, bergerak di bidang perhotelan, tour operator, transportasi, airlines, catering services hingga provider visa. Bagi mereka, pameran ini merupakan kesempatan untuk bertemu dan menjalin kerjasama dengan para pemilik travel agent Indonesia.

“Para pemilik travel agent Indonesia juga dimudahkan, karena bisa bertemu dan membandingkan produk dari bebagai ekhibitor dalam satu kesempatan. Harga yang mereka tawarkan di event ini sama dengan harga di negara mereka. Jadi jangan dilewatkan event besar ini,” ajaknya.

Event ini diharapkan menjadi pendorong semakin berkembangnya industry penyelenggaraan Haji & Umrah serta wisata moslem baik inbound maupun outbond. “Dukungan pemerintah tentu kami butuhkan untuk terus menggerakkan kegiatan dan destinasi Halal Tourism,” harapnya.

“Jangka panjangnya, kita berharap event ini menjadi agenda rutin yang dinanti-nantikan, dimana para Agent tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta melihat pameran dan bertemu dengan vendor dari timur tengah, tetapi mereka terus menjadi tuan rumah,” pungkasnya.

Owner Ujas Tour, Usman Jasad, menambahkan kegiatan tersebut merupakan langkah awal yang harus terus dipertahankan dimasa-masa yang akan datang.

“Kegiatan ini sangat luar biasa merupakan terobosan baru di laksanakan di Sulsel dengan skala internasional, semoga berjalan dengan baik dan terjalin kerja sama yang baik dengan vendor dari timur tengah,” tutupnya. (*)


div>