RABU , 15 AGUSTUS 2018

Issue Store Usung Brand Lokal

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 18 April 2016 14:57

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kota Makassar menyimpan potensi yang luar biasa di sektor industri kreativitas terutama fashion. Bagi kawula muda yang merasa dirinya gaul, mayoritas mengejar pakaian koleksi terbaru di Distro.

Distro Issue Cabang Gowa yang berlokasi di perbatasan Gowa-Makassar juga ikut berpartisipasi dalam memberikan pilihan untuk masyarakat dalam memenuhi kebutuhan primer, tentunya hadir dengan brand-brand lokal yang banyak digandrugi anak muda zaman sekarang.

Beberapa brand lokal yang ditawarkan seperti Sniff, Crush, Papersmooth, Cambridge dan Issue Clothing dari 90 brand yang ada. Sekalipun belum mengeluarkan promo menarik di bulan april, tetapi Issue tetap menjadi salah satu pilihan untuk mencari pakaian yang memiliki kualitas terbaik dan nyaman dikenakan.

Store Head Issue Cabang Gowa, Ari Anggara, mengatakan kain yang lebih banyak digunakan Issue adalah Cotton. “Kain untuk t-shirt, kami memakai Cotton, karena bahannya ketika dipakai akan terasa dingin dan formatnya juga slim,” ungkapnya, Senin (18/4).

Apalagi, lanjutnya, melihat style anak muda sekarang, lebih senang dengan gaya yang di adaptasi dari kota Bandung. “Kalau saya lihat, penampilan yang nyatai itu lebih asik, misalnya pakai kaos oblong, sepatu dengan kaos pendek, terusan celana pendek, ditambah topi dikepala, membuat cowok pada khususnya terlihat lebih cool,” ujarnya.

Di Store Issue Gowa sendiri, diakui pihaknya, pengunjung lebih sering mencari brand Crush. Bahkan diakui, Crush ini berkontribusi banyak untuk pemasukan di Issue. Setiap bulannya, Issue Gowa berhasil membukukan omzet sekitar Rp 19-20 jutaan untuk satu brand saja.

Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau untuk menyasar kalangan menengah. “Untuk harga T-shirt mulai dari harga Rp95.000 hingga Rp 135.000 dan untuk celana paling mahal harga Rp 280.000, sementara untuk jeans kisaran Rp 125.000 sampai Rp 130.000,” urai Ari.


Tag
  • Issue Store
  •  
    div>