RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Istri Sopir Diperkosa Setelah Putus Pacaran

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Jumat , 30 Januari 2015 00:43

MEDAN,RAKYATSULSEL.COM – Sutrisno alias Gopal (43) memerkosa perempuan penjual minuman, Mar (28). Gopal berbuat nekat itu karena sakit hati.

Gopal dan Mar sempat terjalin asmara. Hanya saja, Mar memutuskan hubungan itu. Gopal jengkel karena selama berpacaran, dirinya belum pernah ‘mencicipi’ tubuh Mar.

Kejadian pemerkosaan berawal saat kemarin pagi sekira pukul 08.00 WIB, Mar mengantarkan kopi pesanannya ke gudang mebel, tempat Gopal kerja.

Karena sudah sering mengantar minuman ke gudang di Jl. Metal, Kel. Tanjungmulia itu, Mar tak curiga. Usai mengantar minuman, Mar yang telah bersuami itu, berencana kembali ke warungnya. Sontak dia kaget ketika tangannya ditarik pria yang menetap di Jl. Kapten Sumarsono tersebut.

Mar berusaha teriak namun mulutnya dibekap. Lagipula, lokasi gudang cukup jauh dari pemukiman warga. Ditambah lagi, luas lahan gudang sekira 25×30 meter dan pagar tinggi. Sehingga, teriakan awal Mar tak terdengar orang lain. Gopal pun berhasil menggagahi ibu muda empat anak itu.

Terkuaknya kebejatan Gopal, berawal dari kedatangan Di (26), adik Mar. Kala itu, dia hendak mengambil beras di gudang dekat warung Mar. Dia heran karena kakanya tak ada di sana. Dia lalu bertanya ke pelanggan kakaknya. “Jawabannya, kakak tadi ngantar kopi ke dalam gudang,” ucap Di.

Dia lalu mendatangi gudang Gopal. Begitu masuk, dia kaget bukan main melihat kakaknya meronta dengan kondisi celana karetnya melorot , sementara Gopal menindihnya.

Melihat itu, dia langsung menghajar Gopal hingga babak belur. Bahkan menariknya ke rumah kepling, ditemani warga yang juga sempat ikut menghajar Gopal.

Gopal kemudian diboyong ke kantor polisi. Dibebernya, “Tidak ada niat aku mau memerkosa. Karena kondisi gudang sunyi dan korban pakai baju tidur, tiba-tiba aja aku menarik tangannya,” ujarnya.

Gopal juga mengungkapkan kekesalannya karena diputusi Mar, padahal baru empat bulan menjalin asmara.

“Aku dibayang-bayangi rasa sakit hati karena diputusinya. Awal kami menjalin hubungan saat aku minum kopi di warungnya di depan gudang. Udah empat bulan, diputusinya aku. Selama itu kami tidak pernah berhubungan badan, makanya aku lampiaskan, memperkosanya,” tambah Sutrisno.

Sementara itu, Mar yang melapor ke polisi, terlihat biasa saja. Tak ada tanda-tanda kekerasan terlihat. Pakaiannya juga tak ada koyak. Namun perempuan yang bersuamikan supir truk itu enggan berkomentar saat diwawancarai kru Pos Metro Medan (Grup JPNN).

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Ronny Oktavianus mengatakan kasus tersebut dilimpahkan ke Polres Pelabuhan Belawan. “Kita tidak ada unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA). Makanya kasus tersebut akan dilimpahkan ke polres untuk diproses,” terangnya.


Tag
  • diperkosa
  •  
    div>