RABU , 19 SEPTEMBER 2018

Isu Korupsi Bisa Gerus 40-50 Persen Kandidat di Pilkada

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Kamis , 04 Mei 2017 21:49

JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM – Pengamat politik dan kebijakan publik Ubeidillah Badrun mengatakan, korupsi adalah isu paling empuk yang bisa dimainkan untuk menyerang lawan politik.

Bahkan, isu ini bisa menggerus 40 sampai 50 persen suara lawan.

Begitu besarnya pengaruh isu korupsi ini, tidak heran bila muncul kasus besar di moment pilkada atau pilpres.

“Sebenarnya ini melanggar demokrasi karena kasus hukum diintervensi politik. Parahnya, kejadian ini terus berulang,” kata Ubeidillah dalam diskusi publik, Kamis (4/5).

Dia menyontohkan di zaman pemerintahan SBY, banyak kasus ditangani KPK yang menghantam para politikus Demokrat.

Alhasil pada pemilu 2014, suara Partai Demokrat merosot tajam.

Sekarang, KPK kembali menghantam pemerintah dengan menyidik ka‎sus BLBI.

“Seharusnya KPK tidak menjadikan kasus-kasus politik untuk kasus hukum. Apalagi kasus besar dipreteli dan dikeluarkan saat moment yang tepat,” ujarnya.

[NEXT-RASUL]

 

Ubeidillah lagi-lagi mengajak masyarakat untuk mengawasi KPK. KPB bukan berisi malaikat-malaikat sehingga bisa berbuat salah.

Apalagi ada beberapa kasus yang sudah ditetapkan tersangkanya, tapi belum diperiksa secara menyeluruh‎.(esy/jpnn)

 


div>