SENIN , 10 DESEMBER 2018

Itang Yunasz Berbagi Tips di FEMME 2018

Reporter:

Nhera

Editor:

asharabdullah

Sabtu , 14 April 2018 15:30
Itang Yunasz Berbagi Tips di FEMME 2018

Desainer Itang Yunasz (kanan) saat berfoto bersama dengan desainer lainnya dalam event FEMME dan CBFW 2018, di Four Point By Sheraton Makassar Jumat(14/4). semalam dia menampilkan 16 koleksi busananya bertajuk Tribalux Sumba. Foto: Nhera/Rakyatsulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Desainer Itang Yunasz hadir dalam pengelaran FEMME dan CBFW 2018 di Four Point By Sheraton Makassar, Jumat(14/4).

Pelopor Fashion Hijab Indonesia ini memberikan tips kepada desainer muda agar selalu membuat karya terbaik. Itang Yunasz menuturkan, seorang desainer tidak hanya harus tahu soal menjahit dan mendesain tapi harus juga belajar melalui pendidikan.

“Yang paling penting adalah belajar melalui pendidikan, jadi ilmu itu harus terus ditambah agar para desainer memiliki wawasan yang lebih luas,” ungkapnya kepada media saat melaksanakan press coference, Jumat (13/4).

Dia mengaku senang karena banyaknya desainer muda generasi penurus, menciptakan karya yang terbaik.

Menurutnya, melalui Event FEMME karya mereka bisa dilihat dan memacuh mereka untuk menciptakan karya-karya luar biasa.

“Kehadiran acara yang fokus pada fashion Indonesia dan konsisten sejak 13 tahun lalu ini membuktikan bahwa industri fashion tidak hanya berkembang di Jakarta, tetapi juga di daerah,” ujar Itang Yunasz.

Di FEMME Yunasz turut menampilkan 16 koleksi busananya bertajuk Tribalux Sumba yang menggunakan material sutera dan pada beberapa style juga dikombinasikan wastra nusantara.
Koleksi Tribalux terinspirasikan indahnya kekayaan budaya Sumba.

“Memintal benang, mengikat, mewarnai dan menenunnya adalah sebuah tradisi warisan budaya Nusa Tenggara Timur yang menghasilkan motif ikat yang penuh pesona,” tutupnya. (*)


div>