KAMIS , 18 OKTOBER 2018

ITE 2018 Ajang Pertemuan Bisnis Dengan Vendor Timur Tengah

Reporter:

Editor:

asharabdullah

Kamis , 05 Juli 2018 18:28
ITE 2018 Ajang Pertemuan Bisnis Dengan Vendor Timur Tengah

Suasana pameran Islamic Tourism Expo 2018. FOTO-ANDRI SAPUTRA-/RakyatSulsel

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Jelang Pembukaan Pameran Islamic Tourism Expo (ITE) 2018, Pihak AMK yang diwakili oleh tim Lokal telah merampungkan beberapa persiapan finishing terutama menyangkut konstruksi.

“Insya Allah besok, Exhibitor international akan mendarat di Makassar, setelah mengikuti Forum yang sama di Kuala Lumpur Malaysia”, ungkap Representative Leader atau Pameran Islamic Tourism Exp (ITE), Azhar Gazali.

Seperti diketahui Pameran Islamic Tourism Expo adalah Pameran series yang dilaksanakan secara roadshow berturut-turut dibeberapa Negara seperti, Saudi Arabia, Pakistan, India, Turki, Malaysia, Indonesia (Makassar, Jakarta).

“Kita patut berbangga bahwa Makassar dipilih menjadi salah satu destinasi persinggahan Exhibitor International ini,” ujarnya.

Menurutnya, tentu bukan tanpa alasan memilih Makassar sebagai forum B2B. Kota Makassar sengaja dipilih karena kota ini merupakan pusat distribusi dan kota transit utama di Indonesia bagian timur.

“Kota Makassar juga merupakan salah satu titik pemberangkatan jamaah haji, umrah dan wisata Islami yang besar dibandingkan kota-kota lain di Indonesia. Penyelenggaraan pameran di luar ibukota Negara juga menunjukkan kecenderungan terkini, dimana embarkasi tidak terpusat di Jakarta, tapi sudah menyebar di berbagai kota besar di Indonesia,” kata Azhar Gazali.

Dia menjelaskan, pameran Islamic Tourism Expo sendiri telah sukses diselenggarakan ditahun sebelumnya di Kota Jakarta. Hingga saat ini Islamic Tourism Expo masih menjadi ajang pameran haji, umroh dan wisata muslim terbesar di Indonesia. Tahun lalu pameran ini berhasil menghadirkan sekitar 40 ribu pengunjung.

Sebagai pameran internasional, lanjut Azhar, ITE juga diminati ekhibitor dari berbagai Negara, khususnya Negara-negara Timur Tengah, Afrika Utara, Central Asia, hingga Asia TImur. Tahun lalu peserta pameran datang dari Negara Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Mesir, Jordania, Turki, Tunisia, Uzbekistan dan Malaysia.

Ekhibitor internasional itu bergerak di bidang perhotelan, tour operator, transportasi, airlines, catering services hingga provider visa.

“Bagi mereka, pameran ini merupakan kesempatan untuk bertemu dan menjalin kerjasama dengan para pemilik travel agent Indonesia. Para pemilik travel agent Indonesia juga dimudahkan, karena bisa bertemu dan membandingkan produk dari bebagai ekhibitor dalam satu kesempatan.
Selain diikuti ekhibitor internasional, ITE juga diikuti puluhan biro perjalanan wisata dalam negeri, khususnya yang bergerak di bidang umroh, haji dan wisata muslim,” tuturnya. (*)


div>