SELASA , 23 OKTOBER 2018

IYL Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dan Kebersamaan

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Senin , 26 Desember 2016 02:04
IYL Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian dan Kebersamaan

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulsel menggelar apel gabungan, kirab relawan, dalam rangka memperingati Hari Relawan PMI tahun 2016, di lapangan Karebosi Makassar, Jumat (23/12).

Ketua PMI Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) dalam sambutannya mengatakan, para sukarelawan menjadi ujung tombak dalam gerakan misi kemanusiaan di indonesia. Oleh sebab itu para relawan akan terus bekerja untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan bantuan kemanusiaan.

“Bukan hanya PMI yang menghimpun sukarelawan, karena itu kami mengajak pihak yang juga menghimpun sukarelawan agar meningkatkan profesionalitas, ketrampilan dan pengetahuan tentang kegiatan kemanusiaan,” kata IYL dalam sambutannya sembari memuji apel kali ini berjalan sukses dan bagus.

Pada apel tadi juga bertajuk, “Gerakan relawan palang merah indonesia membangun kebersamaan dan perdamaian,” diikuti Bupati Gowa dan jajaran SKPD, juga hadir perwakilan Pemprov, Pemkot Makassar, TNI, Polri dan masyarakat umum.

Dalam hajatan Akbar ini, diselingi pengucapan Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah dan penyerahan Penghargaan kepada relawan PMI.

“Tema, gerakan relawan palang merah indonesia membangun kebersamaan dan perdamaian adalah simbol persatuan dan kesatuan di Sulsel. Selain itu mengokohkan giat dalam menjalankan misi kemanusiaan,” ujarnya.

Dikatakan, pada bulan Desember ini, PMI bersama dengan organisasi kerelawanan dunia telah ikut serta dalam kampanye peringatan Hari Relawan Internasional yang diperingati pada bulan Desember.

Bupati Gowa dua periode ini menyatakan, saat ini relawan PMI telah mendapat pengakuan dengan dinyatakannya tanggal 26 Desember sebagai Hari Relawan PMI oleh Presiden RI pada tahun 2005, setahun paska bencana Tsunami di wilayah Sumatera.

“Ingat 153 tahun lalu, Henry Dunant telah menanamkan visi tentang kekuatan kerelawanan yang terus hidup dan semakin kuat di dunia,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar PMI semakin terpacu untuk meningkatkan strategi pembinaan Relawan melalui pendekatan menyiapkan sumber daya manusia yang professional.

Langkah tersebut bertujuan untuk melaksanakan pelayanan kemanusiaan, dengan membantu masyarakat yang mengalami kesusahan dan menjadi korban konflik dan bencana.

“Dalam situasi yang sulit dan terkadang membahayakan, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat paling rentan dan mempromosikan perdamaian di seluruh dunia,” tuturnya.

Saat ini, PMI Sulsel sudah memiliki berbagai sarana sebagai kesigapan antisipasi bencana alam. Apalagi, musim hujan yang kini mendera Indonesia dan khusus Sulsel, membuat daerah ini rawan bencana.

Selain kerjasama berbagai pihak, juga berbagai terobosan memang sudah dilakukan IYL selama memimpin PMI Sulsel. Utamanya terkait terobosan aksi peduli kemanusiaan.

“Tak terkecuali ketersediaan tim relawan dan satgas peduli yang siap diterjunkan untuk melakukan kerja-kerja kemanusian. Pada intinya, PMI bekerjasama melakukan pelatihan bagi relawan dalam menjalankan misi kemanusiaan,” tutupnya.

Sementara itu, hadir kegiatan tersebut ketua PMI kota Makassar, Syamsu Rizal
Mengatakan sangat apresiasi kegiatan tersebut, karena mengajarkan sukarelawan memiliki tugas kemanusiaan dalam memberikan sumbangsih kemanusiaan.

“Peringatan sukarelawan sangat penting dalam memberikan penghargaan kepada relawan dalam hal darurat,” kayanya.

[NEXT-RASUL]

Dia menambahkan, mendonorkan darah bukan hanya bukti bahwa Anda peduli terhadap sesama, tetapi mendonorkan darah adalah upaya Anda untuk hidup sehat.

“Mendonor bukan hanya sekedar membuat tubuh kita sehat, tetapi mendonor juga adalah bagian dari sedekah kepada orang yang membutuhkanya,” ujar Deng Ical.


Tag
div>