SENIN , 22 OKTOBER 2018

Jabatan Eselon II Jangan Asal Dilelang

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 13 Februari 2016 12:31
Jabatan Eselon II Jangan Asal Dilelang

int

PENULIS: SURYADI
EDITOR: LUKMAN

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar rencananya akan melakukan lelang jabatan bagi eselon II atau disebut Komisi Pengendalian Percepatan Program Strategis (KP3S). Langkah tersebut diambil untuk persiapan mutasi nanti.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, lelang jabatan tersebut untuk menduduki jabatan eselon II dalam rangka rencana mutasi pejabat Pemkot Makassar yang rencananya akan dilakukan Maret mendatang.

“Promosi mesti lelang. KP3S mesti ikut lelang, karena itu sesuai arahan dari KemenPAN-RB,” kata Danny di Balai Kota Makassar, Jumat (12/2).

Danny menjelaskan, anggota KP3S harus mengikuti lelang karena bukan pejabat eselon lagi. Begitu juga dengan pejabat eselon III yang dipromosikan ke eselon II. Sedangkan mutasi hanya berlaku bagi pejabat eselon.

Untuk rotasi atau mutasi hanya eselon II yang dibolehkan melalui tahap ini. Alasannya, penggantian pejabat pada jabatan tertentu harus memiliki berita acara kinerja dari BKD dan didasari pakta integritas.

“Makassar sudah menpunyai SMS Center hasil dari pada lelang jabatan tahun lalu, yang dijadikan dasar untuk menilai siapa saja yang nantinya akan dirotasi,” ujar Danny.

Namun, lanjut Danny, hanya mutasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Mutasi itu akan dilakukan usai kunjungan kerjanya di Amerika Serikat nanti.

[NEXT-RASUL]

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh menuturkan, dalam mekanisme lelang sesuai presudur dan arahan dari KemenPAN-RB di Jakarta.

“Kebetulan pak Danny sudah pulang konsultasi dengan pihak KemenPAN-RB di

Jakarta beberapa waktu lalu. Sehingga menjadikan sebagai acuan dalam merekrut orang-orang yang dipercayakan Danny nanti,” ujarnya.

Dikatakan Ibrahim, lelang jabatan sebagai langkah awal untuk mengisi kekosongan pemerintahan lingkup SKPD yang nantinya akan di mutasi berjamaah.

“Dalam waktu dekat memang akan dilakukan mutasi berjamaah, wajar pak Danny siapkan segala kemungkinan untuk ditempatkan di posisi yang ada. Kita juga berharap dalam mutasi ini berjalan lancar tanpa riak-riak,” jelasnya.

Menanggapi persoalan ini, Pakar Pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Andi Lukman Irwan menuturkan, lelang untuk persiapan mutasi merupakan hak prerogatif Wali Kota Makassar. Namun orang-orang yang direkrut harus berkompeten dan memiliki kapasitas dan kapabilitas yang sudah teruji di pemerintahan.

“Lelang dan mutasi itu hak proregatif Danny, namun harus tolak ukur yang dipakai untuk mengukur kinerja orang-orang yang disaring nanti. Saya kuatir ini strategis politik untuk mengamankan diri menghadapi momentum 2018,” tuturnya saat dikonfirmasi via telepon.

[NEXT-RASUL]

Akademisi Ilmu Pemerintahan Unhas ini menyebutkan, dalam seleksi atau dikenal lelang jabatan seharusnya Danny menempatkan orang-orang yang memiliki kemampuan handal sekaligus kemampuan teknis atau pengalaman yang dimiliki.

“Kalau saya harus ada alat ukur yang jelas. Contohnya orang yang mengisi kursi mutasi sudah pernah menjabat maksimal dimana, jabatan apa. Agar bergening posisien ini sesuai tupoksi. Jangan asal-asalan lelang akhirnya belum mencukupi umur jagung langsung dibasmikan,” sebutnya.

Dia menambahkan, orang yang direkrut semua harus sesuai memiliki track record, yang siap bekerja untuk masyarakat Makassar. “Selain itu harus ada indikator yang bisa diandalkan. Jangan hanya mutasi supaya menempatkan orang-orang yang harus melenggangkan kekuasaanya Danny dalam mengambil kebijakan,” jelasnya.

Andi Lukman berharap, dalam lelang jabatan nanti, kebijakan jangan hanya pada kesepakan sepihak. Tapi orang-orang yang disampingnya juga dimintai pendapat.

“Danny kan berpasangan dengan Deng Ical (Syamsu Rizal). Kalau bisa dalam lelang minta juga pendapat. Jangan sampai orang yang tidak berkompeten dimintai pendapat. Ini harus diantisipasi jangan sampai digunakan untuk alat politik atau sekadar melenggangkan alat kekuasan,” tandasnya. (E)


Tag
div>