MINGGU , 21 OKTOBER 2018

Jadi Pilot Project, Tahun ini Rapor dan PPDB SMPN 2 Menggunakan Sistem Online

Reporter:

Editor:

hur

Minggu , 07 Februari 2016 14:15
Jadi Pilot Project, Tahun ini Rapor dan PPDB SMPN 2 Menggunakan Sistem Online

Guru-guru SMPN 2 Parepare nampak mengikuti pelatihan dan sosialisasi penggunaan website dan rancangan program berbasis online di ruang guru SMPN 2 Parepare, Sabtu (6/2). (Foto: Nhia/RakyatSulsel)

PAREPARE, RAKYATSULSEL.COM – SMPN 2 Parepare dicanangkan sebagai pilot project penerapan sistem online. Penerapan sistem online tersebut, meliputi raport siswa yang berbasis online, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online, dapodik, Penggunaan Dana BOS online, UN, dan sebagainya.

Informasi ini dikemukakan Direktur Eksekutif Pusat Pengembangan Informasi Pendidikan Jakarta, Bayu Hikman, usai memberi pelatihan dan sosialisasi Website kepada sejumlah guru-guru SMPN 2 Parepare yang juga diikuti guru-guru SD dan SMP di kecamatan Soreang.

Menurut Bayu, dipilihnya SMPN 2 Parepare sebagai pilot project berbasis online, karena memiliki data-data yang sangat valid di Kementerian.

“Ya, SMPN 2 Parepare kita akan tetapkan sebagai pilot project dalam penerapan sistem online, seperti PPDB, raport, UN online dan basis online lainnya. Kita pilih karena data SMP 2 sangat valid di Kementerian,” ujar Bayu, Sabtu (6/2).

Wakil Kepala SMPN 2 Parepare Bidang Kurikulum, Agusman mengatakan, pihaknya optimis untuk menerapkan PPDB sistem online di tahun ajaran mendatang yang digelar pada bulan Juni dan Juli mendatang.

Agusman juga berharap dengan dijadikannya SMPN 2 Parepare sebagai pilot project online dapat dapat mengurangi beban operator, dan para guru-guru dengan mudah mengakses data-datanya sendiri.

“Dengan sistem online ini, juga dapat sinkron dengan data dapodik dan dapat pula diakses dengan mudah serta memudahkan pekerjaan operator,” ujarnya.

Kepala UPTD Kecamatan Soreang, Drs Supini memberi support dan apresiasi atas kegiatan pelatihan website tersebut. Ia juga mengatakan, khusus wilayah Soreang pihaknya terus mengupayakan yang terbaik untuk kemajuan pendidikan, termasuk pengembangan SDM di bidang IT.

“Kalau guru-guru kita cerdas dan tidak gaptek menggunakan IT, maka yakin siswa kita akan cerdas pula dan kita akan melahirkan generasi muda yang berkualitas,” tandasnya.


div>