MINGGU , 23 SEPTEMBER 2018

Jadi Tersangka, Bambang akan Berhenti dari KPK

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Sabtu , 24 Januari 2015 16:32
JAKARTA, RAKYATSULSEL.COM –  Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi akan mengajukan surat pemberhentian dirinya kepada pimpinan komisi antirasuah.
Oleh karena itu, dia akan menyerahkan soal kelanjutan nasibnya sebagai Wakil Ketua KPK kepada keputusan koligeal ketua dan wakil ketua yang lain.
Dia pasrah, jika pimpinan yang lain akan mengajukan surat pemberhentiannya kepada Presiden Joko Widodo.

“Secara personal saya mempertimbangkan, saya harus konsisten, saya harus tunduk pada aturan. Dalam UU, pimpinan KPK yang jadi tersangka akan diberhentikan. Saya akan mengajukan pemberhentian sebagai pimpinan KPK sehingga nanti pimpinan KPK yang mempertimbangkan itu dan mengajukannya kepada Presiden,” ujar Bambang kepada wartawan di kediamannya, Depok, Jawa Barat, Sabtu (24/1/2015).

Dia ingin menunjukkan seorang tersangka juga masih memiliki moral. Secara etik, lanjutnya, seorang pejabat yang menjadi tersangka harus berani mengajukan pengunduran diri.

Menurut dia, surat permohonan pemberhentian itu akan diajukan minggu depan.

“Mungkin kira-kira minggu depan,” kata dia.

Selama belum ada putusan pimpinan soal kelanjutannya di KPK, Bambang ingin bekerja maksimal dalam memberantas korupsi bersama Abraham Samad cs. Terlebih, waktunya sebagai salah satu pimpinan KPK tinggal sedikit.

“Saya akan tunduk pada putusan kolegial putusan KPK. Saya ingin berbuat paling maksimal dalam periode yang semakin sempit, kan waktu saya tinggal 11 bulan,” jelas Bambang. (rmol)


div>