RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Jadwal Penerimaan CPNS Pemprov Masih Tentatif

Reporter:

Al Amin Malliuri

Editor:

Muhammad Alief

Rabu , 12 September 2018 17:31
Jadwal Penerimaan CPNS Pemprov Masih Tentatif

Tautoto Tanaranggina. foto: net

* Pemprov Tak Beri Peluang Honorer K2

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pemerintah Provinsi Sulsel dalam hal ini Badan Kepegawaian Daerah (BKD) belum mengumumkan secara rinci formasi CPNS 2018. Hanya saja secara garis besar jumlah kuota 401 telah ditetapkan.

Penjabat Sekretaris Daerah Sulsel, Tautoto Tanaranggina mengatakan pihaknya akan kembali mengirim rekomendasi kepada kemenpanRB tentang rincian formasi kebutuhan CPNS baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten dan kota di Sulsel.

“Nanti hasil dari pusat yang akan diumumkan ke masyarakat, supaya kita satu paham. Ini informasi yang diumumkan di daerah masih bersifat sementara, belum penetapan, makanya kita rapat dulu supaya kita satu faham satu suara,” ujar Tautoto, usai membuka rapat koordinasi persiapan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun 2018 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota seSulawesi Selatan, Rabu (12/9).

Nantinya hasil rapat ini akan dibawah ke Jakarta tanggal 14 September dan akan menyampaikan hasil pada 16 September.

“Forum ini untuk mengkomunikasikan hal yang bersifat teknis dan formasi. Disini hanya koordinasi bukan pengambilan keputusan, Bapak pulang untuk mengumumkannya pada tanggal 16 September,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Regional IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Wilayah Makassar, Sayadi mengatakan, dengan banyaknya keluhan dari setiap kabupaten kota terhadap penetapan kuota CPNS masing-masing, maka dirinya menyimpulkan bahwa pemerimaan CPNS tanggal 19 September masih tentatif.

“Dari Pemda kabupaten kota yang diberikan formasi ini tidak sesuai dengan klasifikasi pendidikan atau bahkan tidak sesuai yang dibutuhkan oleh organisasi baik kabupaten atau kota. Tanggal 19 itu masih tentatif, kita tunggu saja pengumuman yang pastinya,” ungkapnya.

Sementara terkait pemberian kuota honorer Kategori dua (K2), Kepala Bidang Perencanaan BKD Sulsel, Muhammad Irwan mengatakan pihaknya tidak memberikan kuota CPNS khusus untuk honorer K2, tetapi mereka harus ikut umum.

“K2 di Pemprov tetap ikut seleksi umum. Tidak ada kuota khusus honorer. Satu untuk tenaga guru SLB, kita sementara melacak waktu dites 2013 dia tidak hadir,” ucapnya.

Dari pertemuan itu, dipaparkan bahwa untuk usia pelamar paling rendah 18 tahun dan paling tinggu 35 tahun pada saat melamar. Bagi tenaga honorer eks kategori II, usia paling tinggi 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018 dan masih aktif bekerja secara terus-menerus sampai sekarang.

Selain itu, akreditasi perguruan tinggi bagi pelamar yakni Formasi Khusus bagi putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude), yakni berasal dari perguruan tinggi terakreditasi A/unggul dan program studi terakreditasi A (unggul) pada saat kelulusan, selain itu Formasi Umum berasal dari perguruan tinggi yang terakreditasi.

Sementara untuk passing grade, formasi khusus, putra/putri lulusan terbaik berpredikat dengan pujian (cumlaude), dengan nilai 298, disabilitas nilai 260, tenaga honorer eks. kategori II nilai 260 dan formasi umum nilai 260.

Pada kesempatan ini juga dibahas, penanganan dan validasi data formasi khusus eks K2, jabatan guru dan jabatan tenaga kesehatan. Hal-hal yang berpotensi menimbulkan kendala dalam tiap-tiap tahapan proses seleksi. Hal-hal yang berpotensi dalam tiap tahapan seleksi harus dibicarakan kemudian. (*)


div>