MINGGU , 18 NOVEMBER 2018

Jaga Kestabilan Harga dan Pasokan Pangan, KPPU Gelar Forum Jurnalis

Reporter:

Editor:

Ridwan Lallo

Sabtu , 10 Maret 2018 00:08
Jaga Kestabilan Harga dan Pasokan Pangan, KPPU Gelar Forum Jurnalis

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) RI menggelar forum jurnalis dengan mengusung tema “Menjaga Kestabilan Pangan Harga dan Pasokan Pangan Menjelang Ramadhan 2018” di Warkop Press Corner, Jumat (9/3).

Diskusi ini menghadirkan anggota DPR RI Komisi IX Amir Uskara, Ketua KPPU Syarkawi Rauf, dan Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan Bambang Kusmiarso.

Ketua KPPU RI, Sarkawi Rauf mengatakan, bahwa 11 komunitas pangan yang ada di Indonesia secara umum bisa mempengaruhi inflasi, akan tetapi yang paling bisa memberikan dampak inflasi meningkat yaitu beras.

Persoalan kedua lanjut Sarkawi, pola bisnis beras di Indonesia mengalami perubahan 10 tahun terakhir, dimana tahun 2008 lalu ada 7 daerah penghasil beras, diantaranya Sulsel.

“10 tahun lalu, pedagang beras yang kategori besar tidak terlalu banyak dan tidak memiliki keterkaitan antara ke tujuh provinsi penghasil beras tersebut. Sekitar tahun 2017 sudah berubah, pedagang beras di Sulsel tidak lagi asli orang Sulsel tetapi pedagang beras di Jawa melakukan penetrasi ke Sulsel, sehingga keuntungannya ada tetapi kerugiannya pedagang saling bersaing perebutkan beras sehingga berdampak harga beras relatif tinggi dan itu bisa memperngaruhi inflasi,” jelas Sarkawi Rauf

Sementara Amir Uskara mengungkapkan yang harus diantisipasi menjelang bulan ramadan yaitu kelangkaan bahan pokok disebabkan adanya oknum yang melakukan penimbunan.

“Yang sering terjadi gejok harga, adanya oknum yang melakukan penimbunan menyebabkan kelangkaan,” katanya. (*)


div>