Minggu, 23 April 2017

Jaksa Mulai Teliti Berkas Jembatan Timbang Maccopa

Selasa , 10 Januari 2017 10:16
Penulis : Muh Fahrullah
Editor   : doelbeckz
Ilustrasi.
Ilustrasi.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar akhirnya menerima pelimpahan berkas perkara kasus dugaan Pungutan Liar (Pungli) Jembatan Timbang Maccopa, Kabupaten Maros dari penyidik Polda Sulsel.

“Berkasnya sudah masuk, Kamis lalu. Hari ini (Kemarin) Jaksa yang ditunjuk untuk meneliti sudah mulai bekerja,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sulselbar, Salahuddin diberitakan Rakyat Sulsel, Selasa (10/1).

Salahuddin menambahkan, jika memang berkas tersebut telah memenuhi unsur-unsur syarat formil dan materil maka berkas tersebut segera dilimpahkan ke pengadilan.

“Kalau memang berkasnya belum lengkap, pastinya akan dikembalikan, namun itu tergantung dari jaksa yang memeriksa berkas tersebut,” ungkapnya

Dalam kasus tersebut, Polda Sulsel telah menetapkan enam orang tersangka dan dikenakan pasal 5 ayat 1 dan 2 UU nomor 20 tahun 2011 tentang Tindak Pidana Korupsi. Salah satu tersangka merupakan PNS Dishub bernama Hasanuddin.

Pada kasus pungli tersebut tim OTT telah menyita beberapa alat bukti, diantaranya uang senilai Rp12 juta, potongan karcis, dan slip penyetoran ke Pemda setiap hari antara Rp1,3 juta hingga Rp2 juta.

Sebagai informasi, sesuai Peraturan Daerah nomor 4 tahun 2011 disebutkan, semua aktivitas barang bawaan dengan skala besar yang melintas di jalan raya wajib masuk di jembatan timbang, namun yang bertugas di jembatan timbang Maccopa menyelahi aturan dan bersekongkol dengan supir kendaraan yang melebihi kapasitas angkut. (***)

Berita Terkait