JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Jam 10 Malam, Tak Ada Perawat Jaga di IGD RS H Padjonga Daeng Ngalle

Reporter:

Supahrin

Editor:

Lukman

Selasa , 13 Februari 2018 00:48
Jam 10 Malam, Tak Ada Perawat Jaga di IGD RS H Padjonga Daeng Ngalle

Terlihat tidak satu pun perawat yang standby di bagian pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle.

TAKALAR, RAKYATSULSEL.COM – Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle lagi-lagi dikeluhkan keluarga pasien mengenai pelayanannya.

Berdasarkan pantauan Rakyatsulsel.com, Senin (12/2) pukul 22.00 malam, tidak satu pun perawat yang standby di bagian pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle.

Menurut keluarga pasien, Adlan, sangat menyayangkan pelayanan di rumah sakit yang tidak pernah diperbaiki pelayanannya. “Apa lagi di ruang IGD, disini kan seharusnya ada perawat dan dokter yang standby karena disini rata-rata orang gawat yang perlu ditangani dan dilayani secara serius,” keluhnya.

Menurut Adlan, jika diperhatikan, pelayanan di rumah sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle, memang sangat tidak becus pelayanannya. Seharusnya perawat dan dokter standby 24 jam. Dirinya mengaku khawatir kalau ada pasien yang gawat sementara perawat dan dokter tidak ada yang bisa memberikan pertolongan pertama.

“Kami berharap kepada pak Bupati Takalar agar kiranya dievaluasi kinerja Direktur Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle,” harapnya.

Hal senada disampaikan Daeng Tompo, salah satu kerabat pasien di RS Haji Padjonga Daeng Ngalle. Dirinya juga memang pelayanan di rumah sakit tersebut perlu dibenahi.

“Mungkin ini direktur yang kurang tegas terhadap perawatnya, sehingga perawat kalau diatas jam 10 malam, mereka lebih pilih tidur dari pada standby di bagian pelayanan,” ujarnya.

Sementara Direktur Rumah Sakit Haji Padjonga Daeng Ngalle dr.Novi yang dikonfirmasi membantah dan mengatakan jika selalu ada perawat dan dokter yang jaga setiap malam. (*)


div>