SELASA , 16 JANUARI 2018

Jamin Keamanan Wartawan, Dewan Pers Teken MoU dengan TNI-Polri ñ

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Rabu , 03 Mei 2017 18:40
RAKYATSULSEL.COM — Dewan Pers menjamin kebebasan pers bagi seluruh jurnalis di Indonesia. Apalagi, pihak Dewan Pers telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan institusi Polri dan TNI.

“MoU dengan Panglima TNI, tidak boleh lagi ada anggota TNI yang melakukan kekerasan terhadap wartawan,” ujar Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (3/5).

Jaminan tersebut ditegaskan Yosep bertepatan dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia (WPFD) 2017 yang jatuh tanggal 3 Mei.

Adapun melalui MoU itu, Dewan Pers juga akan mengadakan pelatihan khusus bagi anggota TNI.

Selain itu, Dewan Pers juga akan memperbaiki MoU dengan pihak Polri. Khususnya, terkait proses penanganan hukum jika terjadi kekerasan terhadap wartawan.

“Tugas Dewan Pers saat ini, akan memberikan latihan penanganan kepada anggota TNI jika terlibat bentrok dengan wartawan. Kita juga mendorong, perbaikan MoU dengan Kapolri agar kasus kekerasan terhadap wartawan, bisa diproses secara hukum,” paparnya.

Dalam acara WPFD 2017 di JCC, hadiri ribuan jurnalis lokal, nasional hingga internasional. Acara yang digelar Kemenkominfo dan Dewan Pers itu, berlangsung sejak tanggal 1 sampai 4 Mei 2017 mendatang. [ian]


div>