RABU , 12 DESEMBER 2018

Jamu Perseru Serui, Ini Yang Harus Diwaspadai PSM

Reporter:

get_the_user_login

Editor:

Lukman

Rabu , 23 Agustus 2017 15:15
Jamu Perseru Serui, Ini Yang Harus Diwaspadai PSM

int

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – PSM Makassar kembali berpeluang untuk memuncaki klasemen sementara Liga 1 Gojek Traveloka. Tentu dengan syarat yakni mampu menumbangkan Perseru Serui yang akan bertandang ke Stadion Andi Mattalatta, Rabu (23/8) malam nanti, pukul 19.30 Wita.

Selain syarat menumbangkan Perseru, tim berjuluk Ayam Jantan Dari Timur itu mesti memasukkan tak sedikitnya 9 gol. Pasalnya, Hamzah Hamka dan kawan-kawan mengoleksi poin yang sama dengan pimpinan klasemen Persipura, yakni 38.

Akan tetapi, produktivitas gol Tim Berjuluk Mutiara Hitam tersebut lebih baik dari mencebloskan gawang ke tim lawan yakni sebanyak 38 gol dan kemasukan 23 gol. Olehnya itu, tim asal Papua itu surplus 7 gol dari gol yang dicetak PSM Makassar yakni sebanyak 28 gol dan kemasukan 21 gol.

Akan tetapi, Perseru Serui bukanlah lawan yang mudah bagi PSM Makassar. Terbukti, Perseru mampu merepotkan PSM Makassar dalam beberapa pertandingan terakhir.

Bahkan, pada pertandingan leg pertama lalu, PSM Makassar hanya mampu menang 2-1 di kandang Perseru dan itu merupakan kemenangan pertama bagi PSM Makassar.

Selain itu, Perseru saat ini sedang berada dalam zona degradasi pun tak sedang ingin menjadikan PSM Makassar sebagai ajang untuk bangkit dari keterpurukan. Olehnya itu, PSM Makassar mesti tetap waspada terhadap perlawanan Perseru, terlebih mengenai serangan balik yang menjadi salah satu senjata andalannnya.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan pelatih PSM Makassar, Syamsudin Umar. Menurutnya, permainan Perseru bertumpu pada serangan balik, dengan memanfaatkan pemain sayapnya, utamanya yang ada disebelah kiri.

“Tetapi, kecepatan pemain sayap ini tidak diimbangi dalam bertahan. Sehingga kelemahan ini bisa dimanfaatkan. Sebab, dua stopper mereka cukup rapat dan disiplin menjaga posnya,” jelasnya.

Untuk diketahui, hingga memasuki laga ke-19, Perserui baru melesakkan 13 gol dan kebobolan 24 gol. Kebobolan ini merupakan kemasukan terbesar kedua setelah Persegres. Dengan total pelanggaran 201 kali, kartu kuning 33, dan merah 1 kartu. (*)


div>