JUMAT , 17 AGUSTUS 2018

Jangan Abaikan Kepentingan Rakyat

Reporter:

Editor:

faisalpalapa

Jumat , 08 April 2016 11:10
Jangan Abaikan Kepentingan Rakyat

int

Politik adalah pilihan. Jaminan eksistensinya sangat bergantung pada konsistensi keberpihakan terhadap rakyat. Simpatik publik akan mengalir kepada mereka yang peduli terhadapnya.

Prinsip itulah yang mendasari mengapa Ir Andi Ilham Zainuddin menjadikan politik sebagai pilihan pengabdian. Ia memilih berlabuh di Partai Golongan Karya (Golkar) karena partai ini ianggap memilih visi dan platform perjuangan kerakyatan yang tegas.

“Begitu selesai kuliah, saya memilih bergabung di parpol,” ujar Andi Aso, sapaan akrab Andi Ilham Zainuddin.

Karir politik Ilham Zainuddin bersinar cepat. Kepercayaan publik langsung diraih saat pertama kali bertaruh di bursa calon anggota DPRD Kabupaten Pangkep pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2009.

Ilham menjadi harapan baru masyarakat Kabupaten Pangkep terutama di daerah pemilihan II meliputi Kecamatan Bungoro, Kecamatan Labakkang dan Kecamatan Tondong Tallasa. Amanah sebagai wakil rakyat rakyat dijalankan penuh tanggung jawab, hingga akhirnya menerima mandat sebagai pimpinan DPRD.

Argumen dan gagasannya kerap menjadi pertimbangan dalam pembahasan regulasi di legislatif. Ilham Zainuddin tampil kritis, cerdas dan peka menyikapi problem daerah. Keramahan dan kesantunan yang selalu dikedepankan, menjadikannya sebagai pribadi bersahaja yang dikagumi sesama politisi.

Pileg 2014 menjadi pembuktian lanjutan tingginya harapan masyarakat. Perolehan suara Ilham Zainuddin meningkat drastis dibanding Pileg 2009. Kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPRD di Dapil II Pangkep, pria kelahiran Bungoro 27 Desember 1972 ini meraih 4.896 suara.

“Menjadi anggota DPRD apalagi dengan jabatan ketua menjadi pertaruhan besar dalam hidup saya. Saya sampai sekarang belum punya target (politik) apa-apa. saya hanya berusaha menjadi anggota dewan yang baik dengan tidak mengecewakan rakyat,” katanya.

Ya, kesederhaan dan kesan apa adanya memang melekat pada pribadi Ilham Zainuddin. Kendati, tanggung jawab pengabdian lebih maksimal dituntut tidak hanya di dewan, namun juga di berbagai organisasi masyarakat. Selain aktif sebagai pengurus Partai Golkar, Ilham juga menjabat sebagai Ketua KNPI.

Dalam berpolitik, kata dia, harus tetap menjaga hubungan baik dengan semua pihak. Perbedaan pendapat bisa saja terjadi, namun bukan berarti hubungan harus retak apalagi menimbulkan perpecahan. “Kita harus saling memahami dan menghargai. Beda pendapat, beda sikap, itu biasa. Tapi tetap dalam bingkai saling mengerti dan saling memahami,” kunci Ilham Zainuddin.

Sebagai Ketua KNPI, Ilham mendorong peran nyata pemuda untuk melakukan perubahan yang baik untuk kemajuan. KNPI diharapkan aktif menyuarakan perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak populis di mata masyarakat. (*)


div>