Senin, 24 Juli 2017

Jangan Biarkan Waktu Terbang

Senin , 17 Juli 2017 11:46

Waduh, pergi mi seng! Jalan kiri, jalan kanan … sore mi kah? Berarti malam sebentar lagi kita jelang. Adakah hari-hari kita tidak terbang menguap tanpa kesan? Ataukah kita hadir hari ini karena hari-hari kita telah menyebarkan rahmat dan menaburkan persahabatan dan persaudaraan? Kalau begitu, bagaimana dengan kita hari ini?

Satu hari satu malam, sebentar kita lewati lagi – diantaranya tidur delapan jam, satu jam nonton, satu jam ngobrol, mandi dan lain lain. Kalau begitu pertanyaannya … Apa bede! Yang sudah kita lakukan dan kerjakan? Ada ji kah? Ada ji hasilnya yang baik-baik, yang bermakna dan bermanfaat, yang sudah melahirkan rahmat bagi kehidupan?

Mari kita sama-sama merenung, ke mana penguapnya waktu ini, terbang entah kemanakah? Kalau waktu ini terbang, ada ji kah mendekat pada tujuan hidupmu, targetmu, tugasmu, sebagai apa? Bagaimana dengan tanggung jawabnya? Bagaimana dengan kariermu? Bagaimana kualitas dan harmonisasi kehidupan dan keluargamu? Bagaimana dengan kewajiban agama dan kebangsaanmu? Ya… Sudahlah, kau yang bisa jawab itu. Tanyakan mi dirimu, kemana waktumu pergi dan terbang meninggalkanmu. (*)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*