MINGGU , 19 AGUSTUS 2018

Jangan Jadikan DKPP Sebagai Sarana Menakut-nakuti

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 02 September 2015 18:47

MAKASSAR,RAKYATSULSLE.COM – Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Jimly Sidiq mengimbau kepada KPU Sulsel, Bawalu Sulsel dan seluruh Panwas agar dalam pelaksanaan Pilkada serentak di 11 kabupaten Sulsel senantiasa menjalin komunikasi yang baik terhadap semua calon bupati – wakil bupati agar bisa berjalan sukses aman tanpa keributan.

Hal tersebut, diungkapkannya, dalam acara sosialisasi penegakan kode etik penyelenggara pemilu yang diselenggarakan di gedung lantai 2 Fakultas Hukum Unhas, Rabu (2/9).

Jimly menjelaskan dalam penyelenggaraan pemilu, semua penyelenggara, mulai dari KPU, Bawaslu dan Panwas, dalam melayani harus bertindak adil, netral dan tidak berpihak.

“Kalau ada permasalahan diselesaikan sesuai mekanisme yang berlaku,” ucapnya.

Terkait jika nantinya ada calon yang mengadu ke DKPP tentang pelanggaran kode etik. Jimly menjelaskan, hal itu sebaiknya proses tersebut diselesaikan dulu tingkat KPU dan Bawaslu agar supaya DKPP tidak dijadikan sebagai sarana untuk menakut nakuti dan mempengaruhi proses tahapan penyelenggaraan pemilu.

“Ini kita lakukan agar KPU dan Bawaslu fokus dulu, sebab pelanggaran kode etik itu tidak ada matinya, nanti setelah penyeleggaran pemilu baru kita panggil,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Jimly mengaku akan memecat bagi siapa saja peneyelenggara pemilu yang melanggar kode etik pelanggaran Pilkada.


div>