SENIN , 23 JULI 2018

Januari, Nilai Ekspor Sulsel turun 26,99 persen

Reporter:

Editor:

hur

Senin , 15 Februari 2016 14:58

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Kantor Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan mencatat telah terjadi penurunan nilai ekspor sebesar 26, 99 persen dari ekspor pada bulan Desember 2015 sebesar 107,38 juta USD menjadi 78,41 juta USD pada Januari 2016.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam mengatakan, ekspor mengalami penurunan karena menurunnya permintaan dari beberapa negara tujuan ekspor. “Hal ini tentunya masih dipengaruhi perekonomian global yang belum stabil,” ujarnya saat pemaparan Berita resmi statisrik di Kantornya, Senin (15/2).

Adapun beberapa komoditas ekspor yang mengalami penurunan pada Januari lalu seperti Nikel dari 59,88 juta USD menjadi 33,95 juta USD, komoditi Kakao mengalami penurunan dari 12,88 juta USD menjadi 11,91 juta USD. Sementara itu, hasil laut seperti Ikan dan udang juga mengalami penurunan nilai ekspor dari 6,60 juta USD pada Desember 2015 menjadi 5,81 juta USD pada Januari lalu.

Berbeda dengan ekspor, lanjut Nursam, aktivitas impor justru mengalami peningkatan sebesar 62,03 persen, dari sebesar 33,42 juta USD pada Desember 2015 menjadi 54,15 juta USD pada Januari 2016.

“Lima negara pemasok utama barang impor adalah Singapura sebesar 16,69 juta USD, Cina 11,94 juta USD, Australia 6,18 Juta USD dan Argentina 4,01 juta USD. Lima negara tersebut memasok 80 persen lebih dari total impor Sulsel secara keseluruhan,” tutupnya.

Sementara itu, Pakar Ekonomi Universitas Hasanuddin, Dr Marsuki DEA mengungkapkan, penurunan nilai ekspor sulsel yang hingga kini terjadi dimungkinkan karena banyak hal, baik karena faktor eksternal seperti akibat krisis global yang memang masih terasa.

“Terutama yang melanda mitra dagang Sulsel, sehingga permintaan komoditas-komoditas sulsel juga menurun, baik komoditas tambang, pertanian maupun komoditas ekspor lainnya,” ujarnya.

Tak hanya itu, kata dia, kekurangan nilai ekspor juga terjadi karena harga komoditas dunia yang rendah, sehingga meskipun jumlah kuantitas ekspor meningkat tapi nilainya berkurang.


div>