RABU , 14 NOVEMBER 2018

JCH Asal Maluku Utara Meninggal Dunia Jelang Diberangkatkan ke Tanah Suci

Reporter:

Editor:

doelbeckz

Jumat , 04 Agustus 2017 12:07
JCH Asal Maluku Utara Meninggal Dunia Jelang Diberangkatkan ke Tanah Suci

Suasana duka atas meninggalnya satu orang calon jemaah haji kloter 10 asal Maluku Utara, Muchra Madjid Bahar di Asrama Haji Sudiang Makassar, Kamis malam (3/8) sekira pukul 22.30 WITA. foto: ist for rakyat sulsel.

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Innalillah Wa Innaa Ilaihi Rajiun. Satu orang calon jemaah haji kloter 10 asal Maluku Utara atas nama

Muchra Madjid Bahar (pensiunan TNI) meninggal dunia, Kamis malam (3/8) sekira pukul 22.30 WITA.

Kabar tersebut diperoleh Tim Humas Kemenag Sulsel pada Pukul 22.50 WITA. yang disampaikan Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H Abd Wahid Thahir.

Jenazah Almarhum langsung disemayamkan di Poliklinik Almarhamah Asrama Haji Sudiang Makassar.

Kakanwil Kemenag Sulsel langsung beranjak menyaksikan proses persemayaman jenazah almarhum oleh Tim Kesehatan Asrama Haji Sudiang didampingi Kepala Kanwil Kemenag Maluku Utara, Kabid PHU H Kaswad Sartono.

Menurut data haji di Embarkasi Makassar, Almarhum ini merupakan Calon Jemaah Haji (CJH) dengan Nomor urut 447 pra manifest di kloter 10 ini, berada di rombongan 10 Regu 40 dengan nomor paspor B.6553540.

Rencananya, kloter 10 yang kesemua JCH-nya berasal dari Provinsi Maluku Utara ini, akan diterbangkan ke tanah suci (Madinah) Jumat pagi tadi (4/8) pada pukul 10.00 WITA dengan menggunakan Pesawat Garuda nomor flight 1105.

Menurut Dokter Kloternya, Almarhum memiliki riwayat kesehatan tekanan darah tinggi.

[NEXT-RASUL]

Almarhum meninggal dalam kondisi tertidur, anak perempuannya yang diamanahkan keluarga besarnya mendampingi khusus Almarhum ke Embarkasi Makassar bernama Warni Madjid (50 tahun) bercerita, kalau awalnya hanya hendak membangunkan bapaknya yang tertidur dalam posisi tangan sudah bersedekah mirip orang Salat, lalu anaknya merasa kaget karena bapaknya tidak kunjung bangun bangun, lalu memanggil tim kesehatan kloter termasuk dokter kloternya, ternyata Bapaknya dinyatakan sudah meninggal pada pukul 22.30 WITA.

“Meskipun sangat bersedih, seluruh keluarga besar di Ambon Maluku sudah mengikhlaskannya, ini sudah kehendak Allah SWT,” katanya terbata bata sambil sesekali menerima telpon dari keluarganya di Ambon.

Kakanwil Kementerian Agama Maluku Utara, Rusli Libahongi yang juga akan berangkat haji di kloter yang sama dengan Almarhum, mengatakan, jenazah Almarhum akan dipulangkan ke Ambon dan diterbangkan pagi tadi pukul 08.30 WITA dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

“Insya Allah, Almarhum meninggal dalam kondisi Khusnul Khatimah, dan mari kita semua berharap dan mendoakan Almarhum agar diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” harapnya melalui rilis yang diterima redaksi, Jumat (4/8). (***)


div>