RABU , 19 DESEMBER 2018

Jelang May Day, Fraksi PKS Bahas Nasib Pekerja bersama KSPI Sulsel

Reporter:

hur

Editor:

Sabtu , 30 April 2016 16:25

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Menjelang Peringatan Hari Buruh yang jatuh setiap tanggal 1 Mei, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Sulsel menjaring aspirasi buruh lewat acara Focus Group Discussion (FGD) bersama Konfederasi Pekerja se-Sulsel, di Cafe Mangkok Merah Baddoka, Makassar (30/04).

Salah satu yang menguat dalam FGD tersebut adalah kondisi pembantu rumah tangga, menurut Iskandar anggota Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Sulsel, bahwa pembantu rumah tangga beralih profesi sebagai pekerja rumah tangga. “Semua pekerjaan rumah tangga dikerjakan, tanpa batasan jam kerja,” ucapnya.

Dalam pertemuan ini, Ketua Fraksi PKS Sulsel, Taslim Tamang membenarkan hal tersebut.

“Nasib pembantu rumah tangga harus diperjuangkan, Selain tidak adanya batasan jam kerja, kita juga belum tahu berapa jumlah pembantu rumah tangga di Sulsel,” ungkapnya.

Mudzakkir Ali Djamil dari Fraksi PKS Kota Makassar, menambahkan bahwa Isu Ketenagakerjaan akan menjadi isu yang akan diperjuangkan oleh Fraksi PKS.

“Masih banyak buruh yang tidak mendapat haknya dari perusahaan, Contohnya saat DPRD Makassar melakukan sidak di Kima, banyak perusahaan yang tidak memberikan jaminan sosial kepada pekerjanya,” ungkap Muda, sapaan akrab Mudzakkir Ali Djamil.

Ketua Konfedarasi Serikat Pekerja Indonesia Sulsel, Jawarman memberikan apresiasi kepada FPKS yang mengadakan acara FGD untuk menyerap aspirasi buruh.

Kami sangat berterim kasih kepada PKS, karena sampai saat ini hanya PKS yang mengundang kami diskusi, selain masalah pekerja rumah tangga,┬ámasalah UMP, kesejahteraan pekerja dan berbagai permasalahan lainnya,” tegasnya.


Tag
  • may day
  •  
    div>