MINGGU , 24 JUNI 2018

Jelang Pemilihan, Panwaslu Luwu Timur Sosialisasi Pengajuan Sengketa Pilkada

Reporter:

Ibrahim

Editor:

Lukman

Minggu , 27 Mei 2018 09:00
Jelang Pemilihan, Panwaslu Luwu Timur Sosialisasi Pengajuan Sengketa Pilkada

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler saat membuka Sosialisasi Pengajuan Sengketa Pilkada Gubernur Sulsel, di hotel Ilagaligo Malili, Sabtu (26/5/2018).

LUWUTIMUR. RAKYATSULSEL.COM – Jelang pencoblosan Pilgub Sulsel, 27 Juni mendatang, Panwalu Luwu Timur menggelar Sosialisasi Pengajuan Sengketa Pilkada Gubernur Sulsel, di hotel Ilagaligo Malili, Sabtu (26/5/2018).

Acara ini dibuka Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dan di ikuti 60 peserta dari Partai Politik, Tim Pemenang Pasangan Calon Gubernur, Panwas dan insan Pers.

Ketua Panwaslu Lutim Rahman Atjha, mengatakan, jika pemahaman seputar pengajuan Sengketa Pilkada ini sangat penting agar masing-masing pihak yang dirugikan dalam proses Pilkada Gubernur Sulsel ini bisa mendapatkan keadilan dan kepastian Hukum.

“Proses penyelesaiannya bisa sistem cepat seperti mediasi didamaikan bagi yang mau didamaikan, dan sistem peradilan,” ujar Rahman Atjha.

Rahman memastikan semua proses ini akan berlangsung di Bawaslu. “Untuk Luwu Timur saya sampaikan Agustus tahun ini Panwaslu sudah resmi berganti nama menjadi Bawaslu Kabupaten Luwu Timur,” terangnya.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler sebelum membuka kegiatan tersebut menerangkan dengan berubahnya nomenklatur di lembaga pengawas Pemilu, berarti Pemerintah daerah harus siap.

“Siap membantu fasilitasnya seperti gedung perkantoran yang permanen, termasuk penganggarannya,” ujar Husler.

Husler meyakinkan Bawaslu Luwu Timur akan menjadi yang tercepat yang memilki kantor. “Insya Allah kami pemerintah daerah akan siap membantu,” tegas Husler.

Terkait sosialisasi ini, Husler menyambut baik karena dengan adanya pemahaman yang baik persoalan sengketa Pilkada bisa disalurkan dengan baik dan ditangani dengan baik pula oleh pihak Bawaslu. (*)


div>