SENIN , 20 AGUSTUS 2018

Jelang Peresmian PLTB Sidrap

Reporter:

Al Amin

Editor:

asharabdullah

Senin , 19 Februari 2018 11:45
Jelang Peresmian PLTB Sidrap

TINJAU PLTB. Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat melakukan peninjauan untuk uji coba pengoperasian turbin PLTB Sidrap, usai pelaksanaan Hari Jadi Sidrap, beberapa waktu lalu. (ist)

* Terbesar di Asia Tenggara, Siap Diresmikan Presiden

MAKASSAR, RAKYATSULSEL.COM – Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang berada di Kabupaten Sidrap, ternyata tidak hanya PLTB terbesar di Indonesia. Tetapi juga di Asia Tenggara.

Dengan kapasitas 75 MW, PLTB ini diproyeksikan mampu melistriki 70 ribu pelanggan di Sulawesi Selatan, dengan daya listrik rata-rata 900 VA. Total akan terpasang 30 turbin di PLTB tersebut, dengan ketinggian 80 meter dan baling-baling sepanjang 57 meter.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, telah melakukan ujicoba pengoperasian PLTB, saat peringatan Hari Jadi Sidrap, akhir pekan lalu. Rencananya, PLTB ini akan diresmikan Presiden Jokowi, akhir Maret atau awal April mendatang.

Hadirnya kincir angin ini, kata Syahrul, sebagai sebuah peradaban baru yang dilakukan di Indonesia dari Sidrap. Saat ini, PLTB tersebut sudah siap beroperasi.

“PLTB ini sudah mulai jalan dan dia dalam posisi siap diresmikan oleh Bapak Presiden. Tinggal menunggu jadwal Presiden, apakah akhir Maret, atau awal April bisa dilaunching,” kata Syahrul, usai melakukan peninjuan di PLTB Sidrap bersama pihak dari UPC Renewables.

Menurut Syahrul, progressnya saat ini uji coba ke dalam jaringan PLN. Dari 30 turbin, yang seratus persen sudah siap sebanyak enam turbin. “Penyelesaian PLTB diperkirakan sesuai target. Nilai investasi dari proyek ini USD 150 juta,” ungkapnya.

Sebelumnya, PLN (Persero) menyatakan pembangunan PLTB Sidrap yang terbesar se Asia Tenggara sudah hampir selesai. Dengan begitu, masyarakat sekitar Sulsel bisa segera menikmati pasokan listrik dari tenaga angin.

Direktur Utama PLN, Sofyan Basyir, mengatakan, progres pembangunan PLTB Sidrap dengan kapasitas 75 Mega Watt (MW) telah mencapai 90 persen. PLN mengawasi setiap detail progres pembangunan PLTB ini, untuk memastikan PLTB pertama program 35 ribu MW ini bisa selesai sesuai target dengan kualitas yang bagus.

“Dalam pembangunannya, PLTB Sidrap menggunakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40 persen dan berhasil menyerap tenaga kerja lebih dari 500 pekerja,” jelasnya.

PLTB Sidrap merupakan pembangkit tenaga angin pertama dan terbesar di Indonesia yang memanfaatkan lahan kurang lebih 100 hektare. Adanya PLTB tersebut akan memperkuat sistem kelistrikan di Sulsel, sehingga cadangan daya sistem Sulsel sebanyak 500 MW di 2018.

Sejak ditandatangani pada Agustus 2015, penyelesaian PLTB diperkirakan sesuai target, yakni 25 Februari 2018.

Saat ini, kondisi kelistrikan sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) mengalami surplus, dengan daya mampu 1.257,3 MW dan beban puncak mencapai 1.050 MW. Dengan demikian, PLN masih memiliki cadangan daya 207,3 MW yang dapat memasok ke pelanggan.
Seiring dengan telah masuknya sistem beberapa pembangkit baru, pada 2018 PLN Wilayah Sulselrabar akan memiliki cadangan daya 500 MW. Diketahui, selain di Sidrap, saat ini juga sedang dilakukan pembangunan PLTB di Kabupaten Jeneponto. (*)


div>