SENIN , 22 OKTOBER 2018

Jelang Ramadan, Panwaslu Bantaeng Ingatkan Paslon Tak Kampanye di Masjid

Reporter:

Jejeth

Editor:

Lukman

Selasa , 15 Mei 2018 19:00
Jelang Ramadan, Panwaslu Bantaeng Ingatkan Paslon Tak Kampanye di Masjid

Muhammad Saleh

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bantaeng mengimbauan untuk pasangan calon (Paslon) yang berlaga di kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bantaeng untuk tidak berkampanye di masjid.

“Kami mengimbau untuk semua paslon agar menjaga suasana pilkada ini tetap aman dan menjaga kesucian bulan Ramadan. Agar kiranya tidak menggunakan rumah ibadah untuk kampanye dan tidak boleh memberikan sumbangan berupa uang maupun berupa barang yang kemudian ada embel-embel paslon baik itu nomor urut maupun nama paslon, karena itu dapat dikategorikan sebagai tindakan mempengaruhi,” ujar Ketua Panwaslu Bantaeng, Muhammad Saleh, Selasa (15/05).

Muhammad Saleh meminta agar Paslon tidak menodai kesucian bulan Ramadan dengan kegiatan kampanye. Jika ingin bersedekah, sah-sah saja, asalkan tidak menggunakan embel-embel Paslon yang nantinya dapat mempengaruhi masyarakat.

“Jadi boleh menyumbang asalkan dengan nama pribadi, bukan dengan atas nama paslon,” jelasnya.

Tidak segan – segan, pihaknya akan mendiskualifikasi Paslon yang didapati membagikan sumbangan baik itu berupa uang maupun sembako yang didalamnya memuat embel – embel Paslon.

“Kalau kemudian ada kami dapati pada sumbangan ada embel-embel paslon kemudian itu massif dilakukan lebih dari empat kecamatan, maka itu bisa kami rekomendasikan untuk didiskualifikasi ke Bawaslu Sulsel apabila itu memenuhi unsur terstruktur, sistematis dan massif,” tegasnya. (*)


div>