SELASA , 22 MEI 2018

Jelang Ramadhan, Polres Bantaeng Musnahkan Ratusan Botol Miras

Reporter:

Jejeth Aprianto

Editor:

asharabdullah

Senin , 14 Mei 2018 15:08
Jelang Ramadhan, Polres Bantaeng Musnahkan Ratusan Botol Miras

Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng musnahkan 900 botol miras berbagai merek di Halaman Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng (14/5). Foto: Jejeth/RakyatSulsel

BANTAENG, RAKYATSULSEL.COM – Kepolisian Resor (Polres) Bantaeng musnahkan 900 botol miras berbagai merek di Halaman Mapolres Bantaeng, Jl Sungai Bialo, Kecamatan Bantaeng (14/5).

Pemusnahan miras pabrikan tersebut diawali dengan pemusnahan secara simbolis oleh unsur forkopimda dengan melempar botol miras. Selanjutnya, miras yang telah dikeluarkan dari kardusnya dan disusun diatas terpal lalu digilas menggunakan alat berat hingga semua botolnya pecah.

Selain miras pabrikan tersebut, juga dimusnahkan 500 liter minuman beralkohol tradisional jenis ballo, dengan cara ditumpahkan ketanah.

Kapolres Bantaeng, AKBP Adip Rojikan mengungkapkan bahwa miras yang dimusnahkan itu merupakan hasil operasi yang dilakukan selama sebulan terakhir.

 

“Ini merupakan hasil operasi kami dengan mengamankan miras ilegal pabrikan maupun jenis lokal yaitu ballo,” ungkapnya.

Dia juga menyebutkan, razia penertiban miras ilegal tidak hanya menjadi tugas pihak kepolisian, tetapi juga bagian dari tugas Satpol PP.

Apalagi, kata dia, miras jenis ballo sangat berbahaya jika dikonsumsi sebab jika ditinjau dari segi kesehatan, penyimpanannya dinilai sangat tidak layak.

“Saya bahkan ikuti langsung proses penyulingan mulai pada pohon lontar, hingga proses penyimpanan yang pada akhirnya mengeluarkan busa. Disitu sudah berbagai jenis binatang kecil yang ada jadi sangat tidak higienis untuk dikonsumsi,” tambahnya.

Dia juga menyarankan agar ballo sebaiknya digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan gula merah saja, ketimbang dijual sebagai miras. (*)


div>