RABU , 21 NOVEMBER 2018

Jemaah Haji Dilarang Melontar Jumrah Pada Jam Tertentu

Reporter:

Editor:

rakyat-admin

Selasa , 08 Agustus 2017 09:58
Jemaah Haji Dilarang Melontar Jumrah Pada Jam Tertentu

int

MAKASSAR, RakyatSulsel.com – Pelaksanaan ibadah haji kerap kali menimbulkan masalah terutama pada pelaksanaan melontar jumrah di Kota Mina, Arab Saudi. Pada saat itu adalah waktu berkumpulnya seluruh jemaah haji dari berbagai belahan dunia.

Momen melontar jumrah memang kerap kali menelan banyak korban jiwa. Olehnya itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dan Muassasah Asia Tenggara (penyelenggara untuk jemaah Indonesia) sepakat memperketat aturan terkait jadwal lontar jumrah bagi jemaah haji Indonesia.

Hal itu dilakukan untuk menghindari kemacetan dan penumpukan jemaah, maka jemaah haji Indonesia diminta untuk memperhatikan dan mentaati jadwal waktu melontar jumrah yaitu pada tanggal 10 hingga 12 Dzhulhijjah.

Untuk tanggal 10 Dzulhijjah, jemaah haji dilarang melontar jumrah pukul 06.00 hingga 10.30, kemudian tanggal 11 Dzulhijjah pada pukul 14.00 hingga 18.00 dan Pada tanggal 12 Dzulhijjah dilarang melontar jumrah pada pukul 10.30 hingga 14.00.

Kepala Bidang Haji dan Umroh Kemenag Sulsel, Kaswad mengatakan, bahwa surat edaran tersebut sudah diterima dan pihaknya sudah menyampaikan langsung kepada jemaah haji untuk mentaati.

“Bukan pelarangan tapi imbaun untuk tidak melontar jumrah pada jam-jam yang sudah ditentukan,” kata Kaswad, Senin (7/8).

[NEXT-RASUL]

Ia mengatakan bahwa aturan atau maklumat tersebut sudah dikeluarkan sejak lama, ia menyebutkan bahwa imbauan tersebut selain Indonesia ada juga negara-negara yang masuk pada wilayah asia bagian tenggara.

Untuk diketahui, hingga Senin (7/8) kemarin, untuk Embarkasi Makassar yang sudah berangkat menuju Arab Saudi memasuki kloter 14 yang berasal dari Provinsi Maluku dengan jumlah jemaah haji 450 orang. (mg-04/C)


div>