KAMIS , 20 DESEMBER 2018

Jenazah Dibawa Pulang dengan Motor, Kepala Puskesmas Lappadata Dinonaktifkan

Reporter:

hur

Editor:

Rabu , 30 September 2015 15:10

SINJAI, RAKYATSULSEL.COM – Kepala Puskesmas Lappadata Sinjai Tengah, Suherlan akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya terkait persoalan adanya jenazah yang dibawa pulang dengan dibonceng sepeda motor. Hal itu disampaikan Bupati Sinjai, H. Sabirin usai melantik Pejabat Eselon II di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Rabu (30/9).

Menurut Bupati Sabirin, kasus mayat yang dibonceng dengan sepeda motor, memang menjadi alasan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Nikmat B Situru memberikan sanksi kepada Kepala Puskesmas Lappadata.

“Pelaksana tugas Kadis Kesehatan sudah memberikan sanksi berupa skorsing kepada Kepala Puskesmas Suherlan karena dianggap lalai dalam menjalankan tugas,” tutur Bupati Sabirin.‬

Ditambahkan bahwa kepala puskesmas Lappadata dibebastugaskan untuk sementara dari jabatannya hingga Dinas Kesehatan mendapatkan pejabat yang cocok untuk memimpin puskesmas tersebut.‬

‪”Ya, untuk sementara digantikan oleh orang Dinas Kesehatan, sampai ada (pejabat, red) yang cocok,” Kata Bupati Sinjai.

Diharapkan bahwa dengan adanya sanksi seperti ini, di masa mendatang tidak ada lagi kejadian tentang pelayanan buruk dari puskesmas seperti itu. Bupati menegaskan bahwa dirinya selaku pemerintah, justru selalu berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Sementara, Ketua Masyarakat Transparansi Sinjai (Matris), Kamal Yahya sangat merespon langkah yang diambil Pemda Sinjai terkait persoalan yang terjadi di Puskesmas Lappadata.

“Pencopotan itu perlu diapresiasi, agar ada efek jera, sehingga ke depan tidak ada lagi pejabat yang semena-mena dengan tidak memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.


div>