KAMIS , 24 MEI 2018

Jenderal Oegroseno: Pembatalan Pencalonan BG Tidak Langgar UU Kepolisian

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Rabu , 28 Januari 2015 17:55

RAKYATSULSEL.COM – Pembatalan pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri dipastikan tidak melanggar Undang-undang Kepolisian. Walau Budi sudah disetujui DPR, tapi statusnya sebagai tersangka di KPK menjadi pengecualian yang bisa membatalkan pencalonan Budi.

Anggota Tim Independen Komjen (Purn) Oegroseno menyebut, status Budi tersebut bisa disamakan dengan kondisi berhalangan tetap. Makanya, tidak melanggar aturan kalau pencalonan Budi dibatalkan.

“Ibaratnya begini, saya sudah disetujui DPR menjadi Kapolri. Terus saya kena asam urat, dan nggak bisa jalan. Gimana? Kalau saya meninggal gimana?” ucap mantan Wakapolri ini usai menemui Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (28/1).

Namun, Oegroseno tidak mau terlalu panjang bicara mengenai kemungkinan pembatalan pencalonan Budi. “Ya kita kembalikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa aja,” imbuhnya.

Lalu, kalau pencalonan Budi dibatalkan, siapa yang pantas menjadi Kapolri. Menurut Oegroseno, banyak jenderal bintang 3 dan bintang 2 yang bagus.

“Semua bintang 3 baik, bintang 2 baik, bintang 1 baik. Kalau ngga baik, mereka nggak dapat jabatan kan,” selorohnya. (rmol)


div>