• Selasa, 29 Juli 2014
Iklan | Privacy Policy | Redaksi | Citizen Report

Jika Head to Head, Basmin Menang Mutlak Lawan Cakka

Kamis , 07 Maret 2013 13:30
Total Pembaca : 706 Views

LUWU, RAKYATSULSEL.COM – Rendah hasil survei elektabilitas calon Buputi incumbent sangat jarang terjadi, tapi hasil CRC menunjukan petahana Bupati Luwu Andi Muzakkar sangat rendah. Hanya 26,25 persen sementara mantan Bupati Luwu, Basmin Mattayang meraih 59,75 persen.

“Kami juga sebenarnya tidak percaya ada incumbent yang sangat rendah surveinya. Sebelum-sebelumnya, 40 persen saja itu sudah riskan. Tapi inilah fakta yang kita temukan di lapangan,” ujar Direktur Eksekutif CRC, Herman Heizer dalam jumpa persnya, Kamis, (7/3).

Menurut Herman, survei yang dilakukan Februari lalu itu juga melakukan simulasi untuk tiga nama calon bupati, masing-masing Basmin Mattayang, Andi Muzakkar, dan Syukur Bijak. Hasilnya, Andi Muzakkar turun ke 24 persen, Basmin Mattayang turun ke 52,50 persen, dan Syukur Bijak 12,25 persen. “Sisanya ada 11,25 persen yang menyatakan tidak tahu tidak jawab,” katanya.

Simulasi kandidat berikutnya untuk empat nama, yakni Andi Muzakkar, Ansar Pandaka, Basmin Mattayang, dan Basri Suli juga menunjukkan hasil yang kurang lebih sama. Andi Muzakkar hanya meraih 25 persen, Ansar Pandaka 1,75 persen, Basmin Mattayang 56,75 persen, dan Basri Suli 2,50 persen.

Hasil ini tentu menunjukkan data yang benar-benar lain dari sisi kinerja seorang incumbent. Betapa tidak, menurut Herman, selama puluhan tahun menggeluti survei, baru kali ini ia menemukan data incumbent yang seperti terjadi pada dukungan publik ke Cakka–sapaan Andi Muzakkar.

Tapi setelah dicek tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Andi Muzakkar memang hanya 48,25 persen responden menjawab cukup puas dan dua persen sangat puas. Lebihnya, kurang puas 36,75 persen, tidak puas sama sekali 2,75 persen.

Fakta ini sejalan dengan persepsi publik yang menginginkan Andi Muzakkar maju kembali sebagai Bupati Luwu periode berikut, hanya 33,50 persen yang menjawab ya masih menginginkan, 41 persen tidak menginginkan kembali dan 25,50 persen menjawab tidak tahu/tidak jawab.

“Survei ini kami laksanakan akhir Februari, sample 400 dengan margin of error plus-minus 5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen,” sebut Herman.


Penulis: Hasanuddin
Editor: Azis Kuba