RABU , 26 SEPTEMBER 2018

Jika Kapolri Dilantik, Penegakan Hukum Makin Terpuruk

Reporter:

Editor:

Azis Kuba

Kamis , 29 Januari 2015 22:30

MAKASSAR,RAKYATSULSEL.COM – Pengamat Hukum Universitas Bosowa (Unibos) 45 Makassar, Prof Marwan Mas, menilai Presiden Jokowi tersandera soal pelantikan Kapolri Budi Gunawan.

Menurutnya, sebaiknya presiden melihat realitas dan aspirasi masyarakat bahwa melantik Kapolri yang dalam status tersangka, maka wibawa Polri dan penegakan hukum akan semakin terpuruk.

“Meskipun tidak ada larangan Kapolri tersangka diberhentikan seperti pimpinan KPK, tetapi kita juga harus melihat bahwa hukum atau hukum tertulis itu dilandasi oleh nilai moralitas dan etika, sehingga pejabat hukum yang akan melaksanakan hukum harus bersih. Sangat tidak elok jika sapu kotor dipakai membersihkan lantai, karena bisa lebih kotor lagi, “ujarnya.

Marwan menambahkan, presiden tidak perlu takut pemakzulan, karena jalan menuju ke sana terjal dan berliku sesuai ketentuan UUD 1945, apalagi jalan yg diambil dengan tidak melantik calon Kapolri yang berstatus tersangka sejalan dengan aspirasi rakyat sekaligus menjaga wibawa Polri di mata dunia.

“Paling presiden hanya diminta interpelasi, dan hal itu sesuatu yang wajar dalam sistem pemerintahan presidensial, “terangnya.


Tag
  • KPK vs Polri
  •  
    div>